Connect with us

Olahraga

Komentar Djanur Usai Kalahkan Persija

Published

on

Persebaya Vs Persija (football5star.com)

Geosiar.com, Bola – Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan salah satu tim terkuat yang menjadi kandidat juara Liga 1 musim ini, Persija Jakarta, dengan skor 3-0.

Saat ini Persija memang bisa dikatakan sebagai kandidat juara Liga 1. Karena tim Macan Kemayoran ini sekarang telah berada di peringkat tiga klasemen Liga 1 dengan 48 poin.

“Ini kemenangan istimewa kami, karena lagi-lagi kami bisa mengalahkan tim papan atas. Tapi kami tidak boleh jumawa terlebih dahulu,” ungkap pelatih Persebaya Djajang Nurjaman alias Djanur usai pertandingan, Minggu (4/11/2018).

Walaupun meraih kemenangan, Djanur mengungkapkan bahwa timnya masih belum aman. Karena masih ada tim papan atas lainnya yang menunggu, yaitu PSM Makassar dan Bhayangkara FC.

“Masih ada beberapa tim besar lain, ada PSM dan Bhayangkara yang harus kita kalahkan. Karena dengan begitu tim ini bisa lebih istimewa lagi, bisa mengalahkan tim-tim papan atas,” tambahnya.

Memang sebelumnya, Persebaya bisa mengalahkan tim-tim papan atas, seperti Persib Bandung yang berada di peringkat kedua dan Madura United yang menempati rangking 6 klaemen Liga 1.

Seusai kemenangan ini, Djanur mengharapkan agar timnya dapat bermain konsisten. Alasannya, untuk benar-benar aman dari zona degradasi dan lolos persaingan papan bawah.

“Mudah-mudahan kami bisa konsisten, dan kami bisa kejar target selanjutnya usai lolos dari pertaruhan peringkat bawah,” ujarnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Real Madrid Resmi Pecat Julen Lopetegui

Published

on

Julen Lopetegui.

Geosiar.com, Olahraga – Pelatih Julen Lopetegui diputuskan Real Madrid setelah klub tersebut dilibas FC Barcelona 5-1 pada pertandingan La Liga, Minggu (28/10/2018).

Dalam pernyataan resmi, klub itu menyebut ada “ketidakseimbangan kualitas pada staf Real Madrid dan hasil yang diraih saat ini”.

Lopetegui baru menjabat awal musim ini atau 4,5 bulan lalu untuk menggantikan Zinedine Zidane. Sebelumnya, dia juga dipecat dari kursi kepelatihan timnas Spanyol dua hari sebelum Piala Dunia karena dianggap diam-diam berunding dengan Real Madrid untuk menjadi pelatih.

Di tangan pria beruia 52 tahun itu, Real Madrid menelan lima mengalami dalam enam pertandingan.

Saat ini Los Blancos—julukan Real Madrid—berada pada posisi kesembilan di klasemen sementara La Liga, awal terburuk sejak musim 2001/2002.

Jabatan Lopetegui akan diisi sementara oleh mantan pemain, Santiago Solari, yang sebelumnya melatih tim B Real Madrid.

Laga pertama bagi Solari sebagai pelatih tim utama adalah pertandingan Piala Spanyol yang mempertemukan Real Madrid dan klub divisi kedua Melilla pada Rabu (31/10/2018).

Real kemudian menghadapi Valladolid yang menempati urutan keenam La Liga pada Sabtu (3/11/2018), dilanjutkan menghadapi Viktoria Plzen dalam ajang Grup G Liga Champions pada7 November.

Diketahui, Real tercatat hanya meraup 14 angka dari 30 angka yang tersedia dalam pertarungan La Liga musim ini. Bahkan, klub itu hanya mendulang satu angka selama lima pertandingan terakhir—laju terburuk sejak musim 2008/2009 di bawah Juande Ramos.

Continue Reading

Olahraga

MU Dinilai Sedang Krisis Kepercayaan Diri

Published

on

(Thenational.ae)

Bola.com, Manchester – Nicky Butt, Pelatih akademi Manchester United, menilai Manchester United sedang dilanda krisis kepercayaan diri. Butt menganggap krisis hal itu dapat hilang jika klub raksasa Inggris itu terus mendulang kemenangan.

Walaupun demikian, Butt tetap memberikan pujian atas kerja keras Jose Mourinho. Butt memuji Mourinho karena telah membuat keputusan yang konsisten saat menentukan susunan pemain.

Butt juga menilai Mourinho telah melakukan yang terbaik. Tak adil jika hanya menyalahkan Mourinho atas kegagalan MU dalam beberapa pekan terakhir.

Butt malah menilai Setan Merah terus berkembang perlahan di bawah bimbingan Mourinho. Menurut Butt, sehebat apa pun tim tak akan berguna jika para pemainnya sedang tidak percaya diri. Mourinho saat ini menghadapi masalah mentalitas yang lebih sulit ketimbang soal taktik atau teknik.

“Saya rasa selalu sulit ketika anda mendapati pemain yang tidak dalam performa terbaiknya. Tak peduli siapakah anda atau tim yang anda latih, jika pemain sedang tidak dalam kepercayaan diri tinggi, mereka tidak akan memenangkan banyak pertandingan,” ujar Butt di Sky Sports, Selasa (13/11/2018).

“Saat ini di Manchester United, para pemain memiliki kepercayaan diri yang rendah. Mereka melawan salah satu tim terbaik di Eropa (Manchester City) dan dihajar,” tambah Butt.

Setelah melalui jeda internasional, MU akan menghadapi lawan-lawan yang relatif lebih mudah. Itu dianggap kesempatan MU untuk mempertahankan performa dan berusaha menembus empat besar.

“Mereka (skuat MU) berkembang dengan stabil. Pelatih sudah menyadari itu dan mereka mulai mendapatkan konsistensi dalam tim tersebut,” kata Butt.

Continue Reading

Olahraga

Kalah dari Manchester United, Juventus Bangkit

Published

on

Allegri Akui Juventus Terlalu Emosi Hadapi MU (football5star.com)

Geosiar.com, Olahraga – Kekalahan dari Manchester United di ajang Liga Champions mengejutkan Juventus. Tetapi, kejutan itu nyatanya menjadi cambukkan untuk Juventus agar bangkit di laga selanjutnya.

Saat laga melawan United, Juventus sebenarnya tampil dengan dominan dari segi penguasaan bola (55% berbanding 45%) maupun peluang yang diciptakan (23 tembakan berbanding 10 temnakan), Juventus unggul atas ‘Setan Merah’. Mereka menekan United sepanjang laga. Cristiano Ronaldo, pemain bintang mereka, juga tampil apik lewat satu gol darinya.

Sayangnya, efektivitas dari permainan MU, dengan dua gol yang sukses mereka ciptakan lewat Juan Mata dan gol bunuh diri Leonardo Bonucci, membawa United memenangi laga tersebut. Juventus kalah. Massimiliano Allegri, pelatih Juventus, mengakui bahwa hasil ini mengejutkan mereka.

Walau kalah, Juventus tidak berwajah muram sepanjang waktu. Perjuangan mereka berlanjut kala beberapa hari setelah kalah dari United, mereka menjalani laga besar lainnya yaitu menghadapi AC Milan. Pada laga ini, mereka kembali tampil dominan atas lawan mereka. Baik dari segi penguasaan bola maupun tembakan yang dilepaskan.

Tetapi jika di laga melawan United mereka tidak tampil efektif, di laga ini mereka sukses mengatasi kekurangan itu. Dari 6 tembakan mengarah ke gawang yang dilepaskan, dua di antaranya berbuah gol via Mario Mandzukic dan Ronaldo. Bandingkan dengan di laga lawan United, kala dari 23 tembakan yang mereka lepaskan, hanya 3 yang mengarah ke gawang.

Allegri menjelaskan ini merupakan buah dari hasil pembelajaran mereka usai kalah dari United. Dalam pertandingan lawan Milan, Juventus menyerang dengan baik dan dapat menekan Milan secara konstan, sehingga membuat Milan sulit mengembangkan laga dan menciptakan peluang. Mereka tidak memberikan ruang pada Milan, seperti yang mereka berikan pada United.

“kalah dari Manchester United berdampak baik untuk kami, karena malam ini kami bisa menang dan mencatatkan clean sheet. Kami sempat menurunkan tempo sedikit di awal babak kedua dan mencoba untuk melepas tembakan jarak jauh, tapi kami sadar itu salah, sehingga kami lanjutkan tekanan kami di sisa waktu babak kedua,” ujar Allegri.

“Ketika Mandzukic, Ronaldo, dan Dybala berada dalam satu formasi di lini serang, memang tampak terasa acak dan tidak teratur, tapi di waktu yang sama, hal itu juga membuat pola serangan kami sulit diprediksi lawan,” tambahnya.

Lebih lanjut, kekalahan dari United ini juga menyisakan pelajaran lain bagi Juventus. Di skuat berjuluk ‘Si Nyonya Tua’ tersebut, menurut tulisan dari Sebastian Giovinco dalam laman The Players’ Tribune berjudul For Toronto, ada sebuah mentalitas menang yang sudah dibentuk sejak para pemainnya masih berusia belia.

Mentalitas inilah yang sempat hilang di tubuh Juventus saat kalah dari United. Tapi Allegri bersyukur bahwa usai kekalahan tersebut, mata anak-anaknya terbuka sehingga mentalitas menang ini muncul kembali, tercermin dari sederhananya para pemain Juventus bermain.

“Semua orang mengatakan kepada saya setelah pertandingan melawan Manchester United bahwa kami bermain baik. Tapi, semua itu tak berarti jika tim tidak menang. Dalam beberapa momen, kadang kami tidak bisa bermain sederhana untuk menang, padahal, justru itu adalah salah satu hal yang penting,” jelasnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending