DKI Jakarta dan NTT Calon Tuan Rumah Pesparani Katolik Nasional II pada 2020

by

Geosiar.com, Ambon – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Provinsi DKI Jakarta dianggap memenuhi syarat untuk menjadi calon tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional II. Kedua provinsi tersebut telah membawa surat rekomendasi dukungan dari gubernur untuk siap menjadi tuan rumah.

Keputusan ini merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) Pesparani Katolik Nasional yang berlangsung di Islamic Center Ambon, Maluku, Rabu (31/10/2018) Malam.

Munas dihadiri pengurus pusat Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) dan LP3KN provinsi se Indonesia.

“Untuk penentuan rumah Pesparani selanjutnya, LP3KN akan mengadakan konsultasi dengan otoritas Gereja Katolik (KWI dan keuskupan terkait) untuk nantinya ditetapkan oleh Menteri Agama salah satu provinsi yang akan ditunjuk sebagai tuan rumah Pesparani II nanti,” ujar Ketua Umum LP3KN Adrianus Meliala.

Pada Munas kali ini secara khusus membahas tentang penyelenggaraan Pesparani Katolik nasional kedua. Sidang paripurna Munas ini menghasilkan dua keputusan.

“Yakni sesuai statuta Pesparani diadakan tiga tahun sekali. Namun, untuk Pesparani dua akan diadakan pada tahun 2020. Hal ini diputuskan mengingat pada tahun 2021 akan diadakan MTQ Nasional dan Pesparawi Nasional,” kata Meliala.

Dia menilai dengan diadakannya Pesparani pada dua tahun mendatang akan mempermudah pemerintah daerah dalam memberangkatkan kontingen untuk mengikuti Pesparani Katolik nasional II. Munas ini merupakan rangkaian Pesparani Katolik Nasional I yang berlangsung di Ambon, Maluku pada 27 Oktober – 1 November 2018.

Hasil Munas itu diikuti seluruh provinsi dipimpin oleh Ketua Umum LP3KN Adrianus Meliala, didampingi Toni Pardorsi, Sekretaris Umum LP3KN, Pastor PC Siswantoko Pr. (Ketua I), Pastor John Rose Pr. (Ketua II), Pastor Agus Ulahayanan Pr. (Ketua III), Susetyo Edi Prabowo (Ketua Bidang Penyelenggara), dan Leornadus J. Renyut (Ketua Bidang Dana). (yl)