Connect with us

pemilu 2019

Timses Jokowi Sebut Indonesialeaks Bagian Drama Ratna Sarumpaet

Published

on

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi dan Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, (tribunnews.)

Geosiar.com, Jakarta – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi dan Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menyampaikan temuan Indonesialeaks soal dugaan aliran dana korupsi ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian bukanlah sebuah kebetulan.

“Sebagai bagian dari drama Ratna Sarumpaet itu, apapun yang namanya leaks-leaks itu, harus diuji di mata hukum,” kata Hasto di kediaman Ma’ruf Amin, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Hasto mengatakan, Leaks-leaks yang lain juga bisa dibuat. Hal yang terpenting, kata dia, Presiden Jokowi telah berkomitmen agar seluruh pejabat negara bersih dari korupsi.

Hasto mengingatkan Jokowi pernah mengirimkan daftar calon menteri kepada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk dicek rekam jejaknya.

“Meskipun ada juga yang menyalahgunakan kepercayaan dari Pak Jokowi,” ujarnya.

Hasto mengingatkan Jokowi pernah mengirimkan daftar calon menteri kepada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk dicek rekam jejaknya.

“Meskipun ada juga yang menyalahgunakan kepercayaan dari Pak Jokowi,” sambung Hasto.

Diketahui sebelumnya, Indonesialeaks, platform investigasi yang terdiri dari beberapa media independen di Indonesia mengungkap dugaan perusakan alat bukti penyidikan kasus suap Basuki Hariman dan anak buahnya, Ng Fenny, kepada hakim konstitusi Patrialis Akbar.

Penyobekan diduga dilakukan dua mantan penyidik KPK asal Polri dengan merobek 15 halaman buku bank yang memuat catatan aliran dana dari perusahaan Hariman.

Halaman-halaman yang dirobek itu memuat catatan aliran duit ke sejumlah pejabat kepolisian. Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian yang saat itu masih Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya, diduga paling banyak menerima aliran dana.

Indonesialeaks memuat adanya informasi mengenai keberadaan rekaman CCTV yang memperlihatkan kedua eks penyidik KPK itu merobek lembaran di buku merah itu dalam laporan investigasinya. Walau demikian, ketua KPK, Agus Rahardjo, berujar pengawas internal KPK telah memeriksa rekaman cctv itu dan tak menemukan adanya perobekan seperti yang diungkap Indonesialeaks.

Pengawas internal KPK, kata Agus, sudah memeriksa kamera yang memang merekam.

“Tapi tidak ada rekaman penyobekan, tidak terlihat di kamera itu,” kata Agus di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Kamis(11/10/2018). (yl)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pemilu 2019

Jokowi Optimis Raih Suara 50 Persen Lebih di Kabupaten Bogor

Published

on

Presiden Jokowi mengikuti gerakan senam tera di halaman Grand Garden Cafe Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Minggu, (9/12/2018). Senam yang dihadiri Jokowi tersebut, mendapatkan penghargaan dari Original Rekor Indonesia karena diikuti sekitar 20 ribu peserta. (ANTARA)

Geosiar.com, Bandung – Calon presiden nomor urut 1 Joko Widodo atau Jokowi meyakini bisa membalikkan angka kekalahannya pada Pilpres 2014 di Kabupaten Bogor menjadi angka kemenangannya pada Pilpres 2019 mendatang.

“Pilpres 2014 cuma 34 persen, nggak apa, itu yang lalu. Yang penting, nanti di 2019, angka itu bisa kami balikkan. Insyaa Allah bisa di atas 50 persen,” kata Jokowi saat menghadiri deklarasi Baraya Jokowi-Amin Kabupaten Bogor (Barjab) di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (12/12/2018).

Jokowi menyampaikan, optimisme tersebut didukung dengan ribuan relawan yang sudah mendeklarasikan dukungan bagi dirinya dan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. “Kalau melihat militansi seperti ini, hujan saja nggak pulang, saya meyakini angka di atas 50 persen itu akan mudah diraih apabila kita kerja keras. Kami balikkan angka kekalahan kami di 2014,” kata Jokowi.

Dia juga melanjutkan, selain dukungan relawan, dirinya juga optimis masyarakat bakal kembali memilihnya utamanya masyarakat Kabupaten Bogor, setelah beberapa kerja nyata ia tunjukkan.

“Setelah saya beberapa kali memberikan sertifikat gratis di sini, kemudian KIS, KIP, saya meyakini apa yang sudah kami sampaikan program keluarga harapan, itu pasti dirasakan masyarakat di Bogor. Walaupun saya tahu belum semuanya, karena ini memang memerlukan tahapan,” kata Jokowi.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin kembali mendapat dukungan dari relawan yang menamakan dirinya Baraya Jokowi-Amin Kabupaten Bogor (Barjab). Sebelumnya juga, pasangan ini mendapat dukungan dari relawan yang menamakan dirinya relawan 7000 Jokowi.

Ketua Dewan Penasihat Barjab, Bahlil Lahadalia mengatakan, relawan Barjab berjumlah sekitar 20 ribu orang. “Tadi kami itu mengundang relawan itu 16 ribu, tapi melihat kondisinya yang membludak, diperkirakan yang datang kurang lebih 20 ribu orang,” kata Bahlil seusai deklarasi.

Continue Reading

pemilu 2019

Soal Tantangan Adu Salat La Nyalla ke Prabowo, Ini Kata Gerindra

Published

on

La Nyalla Mataliti dan Ma'ruf Amin.

Geosiar.com, Jakarta – Mantan Kader Gerindra yang kini mendukung Jokowi, La Nyalla Mataliti menantang Prabowo Subianto untuk adu salat dan mengaji dengan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo.

Tak hanya itu, La Nyalla juga mengklaim bahwa Jokowi lebih hebat dari Prabowo dalam urusan beragama.

“Pak Jokowi berani mimpin salat. Pak Prabowo berani suruh mimpin salat? Enggak berani. Ayok kita uji keislamannya Pak Prabowo. Suruh Pak Prabowo baca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, baca bacaan shalat. Kita semua jadi saksi,” ujar La Nyalla di kediaman Ma’ruf Amin, Selasa, (11/12/2018).

Ferdinand Hutahaean, Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, mengatakan tantangan La Nyalla tersebut tidak relevan dengan ajang pemilihan presiden 2019. Sebab, ujar dia, pilpres, seharusnya menguji kapasitas seorang pemimpin dalam mengurus negara, menguji seorang pemimpin dalam pengetahuan tata negara, dan menguji program para pasangan calon.

“Ini yang harus jadi topik. Jangan kita jadikan pilpres ini jadi ajang lomba salat atau lomba mengaji,” kata Ferdinand saat dihubungi pada Rabu, (12/12/2018).

Ferdinand menilai, pernyataan La Nyalla tersebut tidak relevan. “Mari kita objektif dalam bersikap dan memberi pernyataan, agar pilpres kita ini jadi pilpres yang bermutu,” ujar dia.

Continue Reading

pemilu 2019

PAN Akan Jatuhi Sanksi Kader yang Mendukung Jokowi

Published

on

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno. (seruji.co.id)

Geosiar.com, Makasar – Jika terbukti mendukung pasangan Joko Widodo- Ma’ruf Amin di Pemilihan Presiden 2019, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menyampaikan akan menjatuhkan sanksi kepada kader dan pengurus PAN se-Kalimantan Selatan. Dia menilai Dewan Pimpinan Wilayah dan kader PAN Kalimantan Selatan itu telah melakukan deklarasi sepihak.

“Kami tengah evaluasi kondisi di sana. Kenapa bisa terjadi, tentu ada mekanisme organisasi. Kalau berujung ke sanksi maka kita terapkan, kita konsekuen,” ucap Eddy di Makassar, Senin, (10/12/2018).

Menurut Eddy hasil rapat kerja nasional PAN 2018, partai berlambang matahari terbit itu secara resmi mendukung pasangan Prabowo – Sandiaga Uno. Sehingga seluruh kader dan pengurus wilayah serta daerah wajib mengikuti keputusan partai. Terhadap kader yang membelot, Eddy sedang mengevaluasi.

“Di saat kami sudah terima masukan secara komprehensif, lalu kami buatkan keputusan,” ujar dia.

Eddy menyampaikan para kader telah diminta mulai wilayah hingga daerah agar aktif mendukung pasangan calon nomor urut 02. Badan pemenangan juga sudah dibentuk lebih dari 70 kabupaten/kota dan berkomitmen memenangkan Prabowo-Sandiaga.

Setelah Tanah Bumbu, giliran Dewan Pengurus Wilayah Partai Amanat Nasional atau PAN Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi – Ma’ruf. Dukungan ini dicetuskan dalam sebuah deklarasi di Banjarmasin pada Minggu, (9/12/2018).

Deklarasi dukungan berlangsung di Rattan Inn, Banjarmasin.

“Kami mendukung kemenangan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin di Kalimantan Selatan,” kata Ketua DPW PAN Kalimantan Selatan, Muhidin, dalam siaran pers Minggu, (9/12/2018).

Continue Reading

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com