Connect with us

Dunia

Media: Jurnalis Jamal Khashoggi Dibunuh di Konsulat Saudi, Mayatnya Dimutilasi

Published

on

Jurnalis pengkritik Kerajaan Saudi, Jamal Khashoggi. (dakwatuna.com)

Geosiar.com, Istanbul – Jamal Khashoggi, Jurnalis pengkritik Kerajaan Saudi dilaporkan dibunuh lalu dimutilasi di Konsulat Arab Saudi di kota Istanbul. Diduga sebanyak 15 orang khusus didatangkan dari Saudi untuk menjadi algojo pencabut nyawa Khashoggi.

Berita ini disampaikan oleh pejabat keamanan Turki yang tidak disebut namanya kepada New York Times (NYT), Kamis (9/10/2018). Belum diketahui kebenaran laporan tersebut, namun sumber NYT menegaskan laporan itu adalah kesimpulan hasil penyelidikan intelijen.

Sumber NYT mengatakan, proses eksekusi Khashoggi dilakukan dalam operasi yang kilat usai jurnalis berusia 56 tahun itu masuk ke Konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus surat pernikahannya. Hanya butuh waktu dua jam untuk membunuh dan memusnahkan jenazah Khashoggi.

Sumber juga mengatakan perintah pembunuhan Khashoggi datang dari pengadilan kerajaan Saudi. Dia juga mengatakan laporan ini telah diberikan kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan. Namun hingga saat ini, pemerintah Turki tidak langsung menuding Saudi sebagai pelakunya.

Mengerikannya lagi, jenazah jurnalis yang sering mengkritik kebijakan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman itu, kata sumber, dimutilasi menggunakan gergaji potong tulang.

“Seperti ‘Pulp Fiction’,” kata sumber NYT, merujuk pada film kriminal tahun 1990-an.

Peristiwa itu terjadi pada 2 Oktober lalu. Ketika itu, tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, menemani namun tidak masuk ke dalam kantor Konsulat. Dia panik ketika tidak mendapati Khashoggi tidak pernah lagi keluar.

Koran pro-pemerintah Turki, Sabah, seperti diberitakan Reuters, menyebutkan nama dan tanggal lahir 15 algojo asal Saudi itu. Salah satu dari mereka disebut adalah seorang ahli autopsi, diduga untuk memudahkan pemusnahan jenazah.

Menurut Sabah, ke-15 orang itu tiba di Bandara Internasional Ataturk, Istanbul, di hari Khashoggi hilang dan di hari yang sama meninggalkan Turki.

Sebelumnya Pemerintah Saudi telah membantah membunuh Khashoggi dan menyebut tuduhan itu tidak berdasar. Saudi juga mengatakan pria itu telah meninggalkan kantor Konsulat. Saudi bahkan memenuhi tuntutan Turki untuk dilakukan pemeriksaan di dalam Konsulat. (yl)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dunia

Kenang Bom Paskah, Umat Katolik Sri Lanka Gelar Doa Bersama

Published

on

warga Katolik menggelar doa bersama di luar Gereja St Anthony, Sri Lanka, guna memperingati satu bulan serangan bom beruntun pada Hari Paskah lalu (CNNIndonesia)

Geosiar.com, Sri Lanka – Ratusan umat Katolik mengadakan doa bersama di luar Gereja St Anthony, Kolombo, Sri Lanka, pada Selasa (21/5/2019) dalam memperingati satu bulan serangan bom beruntun yang menewaskan lebih dari 200 nyawa pada Hari Paskah lalu.

Kegiatan doa bersama itu tampak berjalan khusyuk dengan menyalakan lilin dan memohon doa walaupun gereja yang dibangun pada 1740 itu masih dalam proses perbaikan usai teror pada 21 April lalu.

Aparat kepolisian tampak melakukan penjagaan ketat di sekitar gereja sepanjang acara peringatan berlangsung.

Seperti diketahui, selain St Anthony, dua gereja lainnya dan sejumlah hotel mewah juga menjadi sasaran pengeboman yang diklaim oleh kelompok militan ISIS tersebut.

Peringatan ini bertepatan dengan pembukaan kembali beberapa sekolah Katolik usai diliburkan akibat teror tersebut.

Sekolah-sekolah Katolik ini kembali dibuka setelah Panglima Militer Sri Lanka, Mahesh Senanayake, menginformasikan bahwa pasukan keamanan menjamin para murid tidak akan menjadi target kelompok militan ISIS.

Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena berjanji akan segera memerangi ISIS yang disebut sebagai biang dalam insiden pengeboman ini.

Continue Reading

Dunia

Jokowi Menang Pilpres, PM Jepang Harap Kerja Sama Berlanjut

Published

on

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe

Geosiar.com, Jepang – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengucapkan selamat kepada Presiden Petahana, Joko Widodo (Jokowi) yang dinyatakan sebagai pemenang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Pengumuman Presiden terpilih disampaikan dalam rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 21 Mei dini hari.

Menurut keterangan pers dari Kedutaan Besar Jepang, Abe berharap agar tetap bekerja sama dengan Joko Widodo guna memperkokoh hubungan antara Jepang dengan Indonesia.

Sementara Perdana Menteri India, Narendra Modi, juga memberi ucapan selamat kepada Joko Widodo atas kemenangannya dalam pemilihan umum (Pemilu 2019) melalui postingannya dengan berbahasa Indonesia di akun Twitter.

Ia juga berharap agar kedua negara itu bisa terus memperkuat relasi menyusul 70 tahun hubungan bilateral RI-India.

Selain itu, Negara Malaysia melalui Wakil Perdana Menteri Wan Azizah Ismail juga melontarkan ucapan serupa kepada Jokowi dan pasangannya, Ma’ruf Amin.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pasangan Jokowi-Ma’ruf keluar sebagai pemenang dalam pemilu 2019 usai merampungkan rekapitulasi suara nasional pada Selasa (21/5/2019) dini hari.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, Jokowi-Ma’ruf memperoleh 85.036.828 suara atau 55,41 persen dari total 153.479.321 suara sah nasional.

Sementara itu, pasangan 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, hanya memperoleh 68.442.493 suara atau 44,59 persen dukungan.

Continue Reading

Dunia

Bom Bus Wisata di Mesir, KBRI: Tak Ada Korban WNI

Published

on

Bus wisatawan diteror bom di Kairo Mesir.

Geosiar.com, Mesir – Pemerintah meyakinkan bahwa tidak adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan bom bus wisata di dekat Piramida Giza, Mesir, pada Minggu (19/5/2019).

“Berdasarkan pemantauan KBRI Kairo dan pelacakan melalui sumber keamanan Mesir, Alhamdulillah sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yang menjadi korban serangan tersebut,” ungkap Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi, melalui pernyataan resminya pada Senin (20/5/2019).

Ledakan tersebut menyerang bus berpenumpang 25 orang yang tengah melintas di dekat Grand Museum Mesir, tak jauh dari Piramida Giza.

“Berdasarkan penelusuran KBRI Kairo, diperoleh keterangan serangan ini menggunakan bahan peledak berskala ringan dan menyebabkan 7 warga Afrika Selatan dan 10 warga Mesir mengalami luka luka terkena dampak ledakan dan pecahan kaca jendela bus wisata,” tulis Helmy.

Walaupun tak ada korban WNI, KBRI Mesir tetap menyarankan warga Indonesia di sana agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari daerah yang padat.

“Sementara bagi WNI yang yang akan melakukan kunjungan ke atau melintasi wilayah Sinai diminta untuk memastikan agar bus wisata yang digunakan mendapat pengawalan dari pihak keamanan Mesir,” tutupnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com