Connect with us

Selebritis

Pernyataan Politik Taylor Swift Dongkrak Jumlah Pemilih di AS

Published

on

Taylor Swift dan Donald Trump.

Geosiar.com, Selebritis – Pernyataan politik Taylor Swift tak hanya membuat Presiden AS Donald Trump kesal, tapi juga mendorong pertambahan jumlah pemilih.

Melansir dari ET, pengelola laman Vote.org sebagai lembaga nirlaba yang mengadvokasikan pemilih untuk menggunakan hak suaranya mencatat ada pertambahan pendaftaran.

“Kami hampir mendapatkan 65 ribu pendaftaran hanya dalam 24 jam usai unggahan Taylor Swift muncul,” kata Kamari Guthrie, direktur komunikasi lembaga tersebut kepada BuzzFeed News.

Dikatakan jumlah tersebut sedikit di bawah separuh pemilih baru yang akan muncul di negara tersebut pada September.

Tennessee juga diketahui mengalami peningkatan pendaftaran pemilih usai Swift mengunggah kalimat politisnya.

Perinciannya, terdapat 2.144 pendaftaran dalam 36 jam usai Swift mengunggah ucapan tersebut. Itu belum termasuk dari 5.183 pendaftaran yang muncul dari seluruh pelosok Amerika Serikat.

“Memiliki seseorang dengan karakter dan kekuatan suara yang besar untuk menambah dan memperkuat pengetahuan yang sudah ada jelas meningkatkan moral dari masyarakat yang sudah dikenal bahwa orang Tennessee terpecah belah,” kata Mary Mancini, ketua Partai Demokrat wilayah Tennessee kepada BuzzFeed News, dikutip dari ET.

Lewat sebuah unggahan di media sosialnya, Swift menggambarkan dirinya sempat menyesal memilih untuk diam dan mengaku kini secara terbuka mendukung orang yang bisa mewakili aspirasinya.

“Di masa lalu, saya enggan memublikasikan suara suara opini politik saya, namun karena sejumlah kejadian dalam hidup saya dan di dunia selama dua tahun terakhir, saya merasa penting berbuat beda tentang itu saat ini,” lanjutnya.

“Saya percaya dalam perjuangan hak-hak LGBTQ, dan segala diskriminasi berdasarkan orientasi seksual atau gender adalah salah. Saya percaya bahwa rasisme sistemik yang masih kita lihat di negara ini terhadap orang kulit berwarna amat menakutkan, memuakkan, dan merata,” lanjutnya. Saya tidak dapat memilih orang yang tidak mau berjuang untuk kemuliaan seluruh orang Amerika, tak peduli warna kulitnya, gender, atau siapa yang mereka cinta,” kata pelantun Shake It Off itu.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selebritis

Demi Anak, Zack Lee dan Nafa Urbach Liburan Natal Bareng di Australia

Published

on

Zack Lee dan Nafa Urbach.

Geosiar.com, Selebritis – Tetap berkomunikasi meski sudah bercerai, Zack Lee dan Nafa Urbach akan mengajak putri mereka, Mikhaela Lee Jowono, merayakan Natal di Australia. Sebulan di Negeri Kanguru, mereka akan nikmati liburan bertiga layaknya keluarga utuh.

“Rencana liburan ke Australia sama Mikha, Nafa. Ya itu baik untuk anakku, jadi dia enggak pernah ngerasa kehilangan keluarga,” ujar Zack saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2018).

Untuk luangkan waktu untuk membahagiakan putrinya, Zack sampai rela menolak tawaran pekerjaan yang datang padanya. Begitupun Nafa, ia akan menyelesaikan pekerjaannya sebelum berangkat liburan.

“Lama, sebulan. Aku sampai Januari, lah. Ya hampir sebulan. Aku ditawarin (job) dan ya aku tolak. Berangkat minggu depan sama Mikha, berdua. Nafa minggu depannya lagi nyusul soalnya Nafa lagi sibuk sama nyanyi,” tutur Nafa.

Biasa memasak di hari Natal untuk keluarga, Zack juga berencana buatkan menu spesial untuk Mikhaela nanti.

“Biasanya kalau di Jakarta aku pasti masak buat keluarga besar, aku yang masak. Aku iso (bisa). Opor saja iso, sup buntut iso. Kalau Natal ya (menunya) roasted. Roasted beef, rosted turkey, roasted chicken, ya bule style, western food,” tandas Zack.

Continue Reading

Selebritis

LSF Sebut Iklan Shopee BLACKPINK Lolos Sensor, Tak Langgar Norma Kesopanan

Published

on

Geosiar.com, Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menerbitkan surat peringatan ke pihak Shopee karena menayangkan iklan dengan model idol group asal Korea Selatan, BLACKPINK, karena dianggap telah melanggar norma kesopanan. Namun, ternyata iklan tersebut sudah telah dinyatakan lolos sensor oleh Lembaga Sensor Film (LSF), lembaga resmi pemerintah yang dibentuk berdasar UU Perfilman.

“Pada dasarnya LSF menyensor film, iklan, sesuai kaidah yang ada. Kita sudah putuskan iklan tersebut untuk 13 tahun, bagi LSF itu sudah selesai,” kata Ketua LSF Ahmad Yani Basuki saat dihubungi, Rabu (12/12/2018).

Ia melanjutkan, iklan tersebut tidak melanggar norma kesopanan seperti yang disebutkan oleh KPI. Namun LSF tidak bisa mencampuri keputusan KPI yang meminta menghentikan iklan tersebut.

“Kalau menurut LSF itu enggak merusak kaidah. Yang perlu saya tegaskan, setelah sesuai dengan pedoman yang ada, UU No 33 tahun 2009 tentang Perfilman dan Peraturan Pemerintah No 18 tahun 2014 tentang Sensor Film, sudah diputuskan (iklan tersebut -red) sudah lolos sensor untuk usia 13 tahun ke atas,” ujar dia.

Namun LSF, kata dia, tak bertanggung jawab kapan stasiun televisi menayangkan iklan tersebut. Jika KPI menegur pihak televisi, maka LSF tak punya hak untuk mengomentari keputusan itu.

“Bagaimana menayangkan dan kapan ditayangkan itu domainnya KPI. Soal mereka bilang melanggar, kami hargai KPI. Dalam kaidah dan peraturan perundangan dengan usia segitu sudah pada porsinya. Persoalannya UU (Perfilman) tidak mengatur jam tayangnya, makanya kalau soal jam tayang, bagaimana patutnya TV menayangkan, itu domain KPI,” urai Yani.

Yani kemudian menjelaskan, LSF juga sering tidak meloloskan iklan-iklan yang tak patut dikonsumsi masyarakat. “Banyak juga yang nggak lolos iklan, misalnya yang mengandung ungkapan, mengundang sensitivitas bisa menimbulkan persoalanan SARA,” tutupnya.

KPI sebelumnya mengatakan, iklan Shopee dinilai tidak memperhatikan ketentuan tentang penghormatan terhadap norma kesopanan yang diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012.

Hal tersebut disampaikan KPI dalam surat peringatan untuk 11 stasiun televisi berjaringan nasional ditandatangani Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis, Selasa (11/12/2018). Adapun 11 stasiun televisi yang kena surat peringatan tersebut yakni Trans TV, RCTI, RTV, MNC TV, Indosiar, TV One, ANTV, Trans7, GTV, Net, dan SCTV.

Komisioner sekaligus Koordinator bidang Isi Siaran KPI Pusat, Hardly Stefano, menyatakan pihaknya menyayangkan tampilan iklan Shopee dan program acara “Shopee Road to 12.12 Birthday Sale” karena berpotensi bertentangan dengan norma kesopanan yang dianut oleh masyarakat Indonesia secara umum.

Sedangkan pihak Shopee sendiri juga sudah memberikan penjelasan terkait polemik iklan BLACKPINK ini.

“Untuk merespons masukan yang dialamatkan kepada kami, kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak yang mengatur waktu penayangan iklan tersebut agar menjadi lebih tepat kepada pengguna dan calon pengguna kami,” kata Country Brand Manager Shopee Indonesia Rezki Yanuar dalam keterangan tertulis.

“Sesuai dengan lini waktu yang sudah kami agendakan sebelumnya, penayangan iklan tersebut memang akan berganti dengan promo Shopee 12.12 Shopee Birthday Sale pada hari ini Selasa (11 Desember 2018). Ini dikarenakan semakin dekatnya dengan puncak ulang tahun Shopee yang jatuh pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12 Desember,” kata Rezki seraya menjelaskan bahwa iklan BLACKPINK itu telah lolos sensor LSF.

Continue Reading

Selebritis

Jadi Produser, Dian Sastro Garap Film Komedi

Published

on

Dian Sastro (Suara.com)

Geosiar.com, Seleb – Merasa tidak puas berjuang di dunia akting dan berbisnis, artis cantik Dian Sastrowardoyo kabarnya akan mencoba pengalaman baru sebagai produser. Adapun alasan Dian merambah profesi dari dunia akting menjadi belakang layar karena adanya kesempatan.j

Wanita kelahiran 16 Maret ini mengaku bahwa hawa positif sedang terjadi di dalam industri perfilm-an Indonesia. Oleh sebab itu Dian pun ingin memberikan sumbangsih dalam industri film dan akan bekerjasama dengan Base Entertainment.

“Saya akan bikin kerjasama dengan Base Entertainment. Aku bikin 1 slide dan isinya 3 film untuk dipersiapkan selama 3 tahun ke depan,” ungkap Dian, Senin (10/12/2018).

Dia mengaku saat ini tengah fokus untuk menggarap film pertama yang masih dalam proses penulisan naskah. Dian pun merasa antusias karena mendapatkan kesempatan yang tidak dia sangka.

Film pertama yang akan diproduksi wanita berusia 36 tahun tersebut berjudul ‘Guru-Guru Gokil’ yang bergenre komedi. Alasan Dian memilih film bergenre komedi karena dinilai lebih sulit membuat penonton tertawa dan menyajikan sajian komedi yang natural.

Walau menjadi produser, Dian pun akan tampil sedikit dalam film nya meskipun tak menjadi peran utama. Nantinya, skenario filmnya pertama Dian akan ditulis oleh Rahabi Mandra, peraih Piala Citra 2017 untuk Penulis Skenario Adaptasi Terbaik lewat film Night Bus.

“Film pertama ini dalam tahap development jadi masih penulisan skrip. Aku mendapatkan kesempatan jadi co-producing dari co-creative producer itu disini dan ini ternyata proses belajar banget buat aku karena aku belum pernah dan film pertama aku akan ditulis sama Rahabi Mandra dia itu peraih Piala Citra 2017 untuk Penulis Skenario Adaptasi Terbaik lewat film Night Bus,” tutup Dian.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement http://geosiar.com/wp-content/uploads/2018/03/iklan-gpei-coba.png

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com