Connect with us

Sumut

Pansus Ranperda PUD Pasar DPRD-PD Pasar Medan Godok Ranperda

Published

on

Suasana rapat pansus Ranperda PUD Pasar Medan di gedung DPRD Medan yang dipimpin Ketua Pansus Hendra DS, Rabu sore, (10/10/2018).

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan yang tergabung di Panitia Khusus (Pansus) bersama jajaran direksi PD Pasar Medan mulai menggelar rapat perdana menggodok Ranperda Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan di ruang banggar gedung dewan, Rabu (10/10/2018). Penerbitan Perda diyakini akan mampu pengembangan perusahaan pasar lebih mandiri dan berinovasi soal permodalan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rapat yang dipimpin Ketua Pansus Hendra DS dihadiri sejumlah anggota pansus dan jajaran Direksi PD Pasar sepakat melahirkan Perda yang mampu menguatkan wewenang perusahaan mengelola lebih baik. Perubahan Perda dari PD Pasar ke PUD Pasar bertujuan mengelola dan menata pasar lebih baik.

Menurut Ketua Pansus Hendra DS, dengan Perda yang baru dupastikan akan menguatkan hak dan wibawah Direksi PD Pasar melakukan kebijakan pengelolaan aset dan permodalan. “Kita berharap PD Pasar dapat mandiri mengelola aset. Masalah permodalan tetap didorong berinovasi melakukan pengembangan dan mendapatkan sumber PAD,” ujar Hendra DS.

Sementara itu Dirut PD Pasar Rusdy Sinuraya mengatakan, melalui perubahan Perda diharapankan, PD Pasar dapat lebih luas memiliki wewenang mengelola pasar serta pedagang.

“Kami (PD Pasar-red) ingin memiliki wibawah dan martabat. Perusahaan agar punya wibawah. Kami ingin melakukan pembinaan pedagang dan pegawai dari bawah. Dukung dan bimbing lah kami, awasi serta arahkan,” ujar Rusdy.

Disisi lain, Rusdy mengharapkan dalam penetapan Perda nantinya agar dimasukkan pasal yang mengatur larangan berjualan ayam atau ikan di pinggir jalan depan pasar. Sebab, selama ini jenis dagangan itu terbukti menjadikan pasar jorok dan kumuh. “Kita berkomitmen akan menjadikan pasar yang bersih dan modern. Maka jenis dagangan seperti itu akan ditentukan kita lokasi dan tempatnya,” sebut Rusdy.

Terkait peningkatan PAD, Rusdy mengaku sudah melakukan berbagai terobosan. Seperti masalah penanganan jaga malam di pusat pasar. Selama ini soal jaga malam diserahkan kepada pihak ke tiga dan hanya menerima Rp 51 juta per bulan. Namun setelah jaga malam ditangani langsung oleh PD Pasar terbukti dapat berkontribusi sekitar Rp 200 juta per bulan. ” Hal hal seperti itu yang kami gali saat ini,” terang Rusdy seraya menambahkan PD Pasar memperoleh PAD sebesar Rp 1.4 Miliar dan Rp 700 juta diserahkan ke Pemko Medan sesuai perjanjian. (lamru)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sumut

Gubsu Kukuhkan Pengurus LP3KD Pesparani Katolik, Pagelaran Seni Pukau Para Undangan

Published

on

Ketua Umum LP3KD Pesparani Sumut, Drs. Hendrik Halomoan Sitompul, MM bersama kontingen Pesparani Sumut di Tiara Convention Center Medan, pada Minggu (22/10/2018). (Geosiar.com)

Geosiar.com, Medan – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melalui Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Ir. Bonar Sirait M.si mengukuhkan secara resmi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Daerah (LP3KD) Sumut masa bakti 2018-2022 di Tiara Convention Center Medan, pada Minggu malam (22/10/2018).

“Saya Gubernur Sumatera Utara dengan ini secara resmi mengukuhkan saudara-saudari sebagai pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Sumatera Utara masa bakti tahun 2018 sampai 2022,” tutur Edi lewat kata sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala BPSDM Provsu Ir. Bonar Sirait M.si.

Terbentuknya pengurus LP3KD Sumut ini sebagai wujud penerapan kebhinekaan yang menjadi ciri khas Sumatera Utara yang multi etnis, agama, suku dan ras.

Edy Rahmayadi mengapresiasi pengurus LP3KD Pesparani Sumut yang telah terpilih, di mana Drs Hendrik Halomoan Sitompul, MM sebagai Ketua Umum. Pengukuhan pengurus ini ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Sumut nomor  188.44/118 tahun 2018.

Pemprov Sumut mendukung penuh dan para pengurus diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama juga, Gubernur Sumut yang diwakili Kepala BPSDM Bonar Siarit turut melepas Kontingen LP3KD Provinsi Sumut dalam ajang Pesparani Nasional  tahun 2018 di Kota Ambon, Maluku pada 27 Oktober sampai 2 November 2018 mendatang.

Seluruh kontingen LP3KD Provinsi Sumut yang mewakili gereja-gereja Katolik diharapkan mampu berupaya keras untuk memberikan hasil membanggakan, meraih prestasi yang terbaik, sehingga semakin meningkatkan citra Sumut dengan warga yang religius.

Sementara itu, Ketua Umum LP3KD Sumut Drs Hendrik Halomoan Sitompul, MM dalam sambutannya meminta semangat dan dukungan dari para tamu dan undangan yang hadir.

“Seperti yang kita ketahui bersama begitu banyak pengorbanan dan perjuangan telah kita lewati untuk dapat menghasilkan persembahan yang terbaik. Untuk itu, kami sangat membutuhkan semangat, doa, dan dukungan dari Bapak/Ibu  sekalian,” ujar Hendrik, Minggu (22/10/2018).

Ketua Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Sumut ini juga berharap supaya Pesparani Sumut dapat diadakan setahun sekali.

“Semoga LP3KD Sumut terus mendapat doa dan dukungan. Meski Pesparani Nasional digelar sekali dalam tiga tahun, kita berharap Pesparani Sumut dapat diadakan setiap tahun,” kata Hendrik.

“Semangat untuk semua kontingen, mari kita tampilkan yang terbaik dari Sumut. Semoga Tuhan selalu memberkati kita semua,” sambung Caleg DPR RI Dapil Sumut 1 itu.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Kontingen Pesparani Sumut Henry Jhon Hutagalung, SE SH MH. Henry mengucapkan terima kasih kepada para donatur atas bantuan yang sudah diterima.

“Banyak bantuan yang kami terima. Terima kasih kami ucapkan, kiranya Tuhan membalas segala kebaikan saudara saudari. Semoga acara kita dapat berjalan lancar dan dapat memberikan yang tebaik pada Pesparani Nasional nanti,” ujar Henry.

Sebelum acara Pengukuhan Pengurus LP3KD Sumut, acara dimulai dengan Pagelaran Seni Kontingen Pesparani Sumut menuju Pesparani Nasional di Ambon, Maluku.

Seluruh kontingen menampilkan persembahan yang memukau. Mulai dari Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara Dewasa Pria, Paduan Suara Dewasa Wanita, Paduan Suara Anak, Paduan Suara Gregorian Dewasa dan Paduan Suara Gregorian Anak dan Remaja.

Diketahui, selain untuk menguji penampilan, pagelaran Seni Kontingen Pesparani juga bertujuan untuk penggalangan dana menuju Pesparani Nasional nanti.

Untuk menghibur para tamu dan undangan, kontingen Pesparani Sumut juga mempersembahkan beberapa lagu dan tarian tradisional, di antaranya adalah Tarian Si Pitu Cawan, Tarian Simalungun, Tarian Melayu, Tarian Karo, Tarian Pakpak, Vokal Solo, Flashmob Sigulempong, dan Mars Pesparani Sumut.

Seperti pantauan Geosiar.com, pertunjukan kontingen Pesparani Sumut sukses menghibur para tamu dan undangan yang hadir dengan penampilan mereka yang memukau. Di setiap pertunjukan, selalu ada penonton yang menyerbu panggung untuk memotret. Suasana Pagelaran Seni Kontingen Pesparani Sumut malam itu kian ramai dengan sorakan dan tepukan tangan dari penonton.

Turut hadir dan mendukung acara  Uskup Agung Medan Mgr Anicetus B. Sinaga, OFM Cap, Anggota DPRD Medan Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM, Kepala BPSDM Provsu Ir. Bonar Sirait M.si, Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, dan Anggota DPRD Medan Andy Lumban Gaol. (yl)

Continue Reading

Sumut

Pagelaran Seni Kontingen Pesparani Sumut Sukses, Penanggung Jawab Pelatihan: Kami Siap Berangkat ke Ambon

Published

on

Pagelaran Seni Kontingen Pesparani Katolik Sumut di Tiara Convention Hall Medan, Minggu (21/10/2018) (Geosiar.com)

Geosiar.com, Medan – Acara Pagelaran Seni Kontingen Pesparani Katolik Sumut berlangsung dengan meriah. Beberapa penampilan sukses menghibur ratusan mata para undangan yang hadir di Tiara Convention Hall Medan, Minggu (21/10/2018).

Pastor Redemptus Simamora OFMCap, penanggungjawab pelatihan, mengungkapkan target mengikuti Pesparani Nasional adalah untuk ikut serta memeriahkan dengan mengikuti seluruh kategori secara sebaik mungkin.

“Temanya yang utama adalah berpesta. Jadi kami mau ikut memeriahkan dan mengikuti seluruh kategori,” ungkap Pastor Redemptus saat diwawancarai tim Geosiar.

Pastor juga mengaku, dalam memeriahkan Pesparani Nasional nantinya, juara tak juara tidak ada dipikirkan, yang penting ikut andil memeriahkan. Tetapi bukan meriah yang begitu-begitu saja namun memeriahkan dengan cara menampilkan yang bermutu dan terutama untuk memuliakan  Tuhan Yesus.

Hingga saat ini, Pastor Redemptus Simamora mengaku persiapan para peserta Pesparani sudah seratus persen. Namun dikarenakan ada kekurangan dana, jadi harus memperkecil perencanaan sebelumnya seperti, seharusnya ada 210 peserta yang diberangkatkan, menjadi 120 orang.

Namun begitu, hal tersebut tidak mengurangi semangat peserta Pesparani untuk mengikuti ajang yang diadakan di Ambon tersebut.

Lebih lanjut, Pastor Redemptus Simamora mengutarakan rasa terimakasih kepada panitia yang sudah berusaha keras dalam pelaksanaan Pesparani. Terkhusus kepada bapak Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM selaku ketua mum LP3KD Pesparani Katolik Sumut dan juga Henry Jhon Hutagalung SE SH MH sebagai Ketua Kontingen Pesparani Sumut.

Pagelaran yang dimulai pukul 17.00 WIB ini juga dihadiri oleh Uskup Agung Medan Mrg Anicetus Bongsu Antonius Sinaga OFMCap, Gubernur Sumatera melalui Badan Pengembangan SDM Ir Bonar Sirait M.Si, Anggota DPRD Medan Andi Lumbangaol.

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional ini akan dilaksanakan di kota Ambon, Maluku pada tanggal 26 Oktober hingga 2 November 2018 mendatang. Kegiatan ini rencananya akan diikuti sekitar 8.000 peserta dan beberapa undangan dari 34 Provinsi di Indonesia.

Dikabarkan, saat ini sudah hampir semua Provinsi telah melakukan persiapannya untuk melakukan sosialisasi persiapan Pesparani 2018.

Continue Reading

Sumut

Jembatan Sicanang Belawan Amblas, Listrik dan Air Putus, Aktifitas Lumpuh

Published

on

Jembatan amblas di sicanang

Medan, Geosiar.com – Pasca amblasnya tanah penyangga jembatan titi dua Sicanang Belawan, Sabtu (20/10/2018) sore berdampak buruk dan lumpuh total kegiatan ekonomi disana.

Dalam amatan wartawan, Minggu, (21/10/2018), warga yang ingin keluar masuk akses Sicanang terpaksa menaiki titi darurat dari potongan batang kelapa. Parahnya, ribuan KK warga yang berdomisili di Sicanang krisis air bersih dan jaringan listrik padam.

Hingga Minggu sore, kendaraan roda dua belum bisa melintas disana. Sehingga warga tidak bisa berbuat apa apa. Salah satu warga N Manurung berharap pemerintah dapat segera memperbaiki titi, minimal untuk sepeda motor dapat melintas. “Apalagi, besok (Senin-red) hari kerja dan anak sekolah masuk,” harap N Manurung.

Menyikapi kondisi itu, Ketua Komisi D DPRD Medan Parlaungan Simangungsong mengaku prihatin karena akses warga tertutup. Apalagi, masalah air dan jaringan listrik terputus.

Ke depan kata Parlaungan, Pemko Medan harus mendatangkan tenaga ahli untuk membuat tiang penyangga yang kokoh mendatangkan ahli. Sebab, kejadian merupakan yang ke dua.

“Seharusnya pihak-pihak terkait harus meneliti penyebab terjadinya abrasi. Sebab, kekuatan tanah di masing-masing daerah berbeda,” pintanya.

Saat ini, katanya, cuaca cukup ekstrim dan harus ada antisipasi agar hal-hal demikian tidak terjadi kembali. Kita mendorong agar Pemko Medan dalam hal ini Dinas PU Medan agar melakukan analisis rutin dan melihat seluruh jembatan yang ada di Medan Utara, katanya.

Ditambahkan, Parlaungan mengaku dalam waktu dekat ini Komisi D DPRD Medan akan turun langsung meninjau ke lapangan. Apa penyebabnya perlu diketahui untuk dapat dicari solusi bersama. (lamru)

Continue Reading
Advertisement

Trending