Connect with us

pemilu 2019

Bawaslu Sebut Tiga Fase Rawan Politik Uang di Pemilu 2019

Published

on

Bawaslu

Geosiar.com, Jakarta – Ketua Badan Pengawas Pemilu Abhan, berjanji akan berupaya semaksimal mungkin dalam menekan pelanggaran politik uang. Pasalnya, Pemilu 2019 ini berbeda dibandingkan pemilu sebelumnya.

“Walau persaingan ketat di Pemilu 2019, namun caleg jangan berpikir pragmatis dengan memainkan politik uang. Kami akan berupaya untuk mengawal persoalan politik,” kata Abhan di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018).

Abhan meneruskan bukan hanya peserta pemilu, dia juga meminta partisipasi publik agar berani menolak politik uang.

“Partisipasi publik juga sangat berperan penting dalam menyehatkan demokrasi. Untuk itu ini harus menjadi perhatian bersama,” ujar Abhan.

Dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017, Abhan menegaskan bahwa caleg dan tim kampanye yang berpolitik uang akan dikenakan sanksi.

“Soal politik uang ini sudah ada sanksinya, baik berupa administrasi maupun pidana diatur dalam undang-undang pemilu nomor 7 tahun 2017,” kata dia.

Abhan juga menjelaskan masa-masa yang rawan akan politik uang ada tiga fase. Hal ini perlu diwaspadai.

“Ada tiga fase di mana politik yang rentan dilakukan. Pertama di masa kampanye, masa tenang dan hari pemilihan,” ujarnya.