Connect with us

Lifestyle

Seberapa Penting Gunakan Obat Kumur Usai Sikat Gigi?

Published

on

Ilustrasi Obat Kumur

Geosiar.com, Lifestyle – Sebenarnya apakah setelah kita menyikat gigi masih perlu menggunakan mouthwash? Obat kumur menjadi salah satu pembersih mulut, namun tidak bisa menggantikan rutinitas higienitas mulut seperti menyikat gigi atau menggunakan benang gigi. Fungsi mouthwash lebih kepada penyegar nafas.

Beberapa obat kumur, terutama yang menggunakan pembersih flouride, juga bisa melindungi gigi dari asam yang diproduksi ketika terkena bakteri plak. Sehingga, ketika kamu mengalami masalah gusi atau infeksi jamur mulut, dokter gigi pasti akan menyarankanmu menggunakan obat kumur.

Beberapa obat kumur juga bermanfaat untuk mencegah gigi berlubang karena kandungan flouride dan lainnya mengandung bahan pembunuh kuman sehingga terbentuknya plak gigi bisa dicegah. Namun, kebanyakan mouthwash mengandung alkohol sehingga dapat menimbulkan masalah ketika tertelan. Meski begitu, ada pula mouthwash yang tak mengandung alkohol untuk mereka yang memiliki gusi sensitif.

Obat kumur alami mengandung bahan seperti lidah buaya atau kamomil. Jika kamu memastikan rutinitas pembersihan gigimu sudah cukup baik, maka obat kumur tidak terlalu perlu. Sebab obat kumur cenderung hanya efektif untuk membersihkan permukaan gigi.

Ketika bakteri atau plak sudah ada pada gigi, mouthwash tak memiliki fungsi apapun untuk menghilangkannya kecuali membuat nafas lebih segar. Meski begitu, jika kamu ingin tetap menggunakannya, pilihlah produk yang mengandung bahan antibakterial sehingga bisa memerangi plak.

Bagi beberapa orang, mouthwash menjadi bagian dari rutinitas menjaga kesehatan mulut. Beberapa manfaat lainnya antara lain:

  • Produk yang mengandung flouride akan memberikan perlindungan lebih untuk mencegah lubang gigi dengan memperkuat lapisan email.
  • Menjaga gusi tetap sehat karena membersihkan bakteri yang menempel pada gusi.
  • Membersihkan noda-noda pada gigi dan membuat gigi tetap putih bersih.
  • Meningkatkan percaya diri karena mouthwash mampu menyegarkan nafas.
  • Menggunakan mouthwash non-alkohol juga bisa menyembuhkan rasa sakit akibat sariawan dengan memberantas bakteri penyebab inflamasi.

Pendapat yang kontra Meski memiliki banyak manfaat, ada beberapa risiko ketika menggunakan mouthwash:

  • Mouthwash yang mengandung alkohol bisa menyebabkan iritasi pada rongga mulut karena mengandung antibakterial yang kuat.
  • Ada efek buruk yang mungkin terjadi jika kita tak sengaja menelan obat kumur karena kandungan alkohol yang tinggi. Itulah mengapa anak-anak di bawah umur dianjurkan tidak menggunakannya.
  • Penggunaan mouthwash yang mengandung alkohol bisa membuat mulut menjadi sangat kering sehingga memicu sensitivitas gigi terhadap lubang dan bau mulut. (Ut)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle

Tips Hilangkan Ulat Pada Sayur Brokoli Sebelum Dimasak

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Lifestyle – Sayuran merupakan salah satu asupan nutrisi yang penting untuk tubuh. Sayuran mengandung berbagai vitamin sehingga sangat baik untuk kesehatan. Ada sejumlah sayuran yang dapat dikonsumsi. Bukan hanya sehat, sayuran ini juga sangat lezat. Salah satu sayuran yang sangat sehat dan lezat tersebut adalah sayur brokoli.

Brokoli adalah sayuran yang lezat dan sehat. Namun ketika hendak memasak brokoli tidak jarang kita menemukan ulat yang bersarang di brokoli. Kehadiran ulat dimakanan yang hendak kita makan pasti membuat geli dan jijik untuk menyantapnya.

Kini tak perlu geli lagi, berikut ini cara menghilangkan atau membasmi ulat pada sayur brokoli sebelum dimasak seperti dikutip dari fimela.

Siapkan wadah berisi air yang sudah dicampur dengan garam secukupnya.
Potong kecil-kecil atau sesuai selera brokoli yang hendak dimasak.
Rendam brokoli yang telah dipotong ke dalam wadah berisi larutan garam kira-kira selama 30 menit.
Dengan cara merendam ini, ulat pada sayur brokoli akan mati dan mengapung ke permukaan air.
Buang ulat yang ada di permukaan air dan cuci sayur brokoli hingga benar-benar bersih di bawah air mengalir.
Sayur brokoli siap dimasak dan diolah menjadi berbagai masakan lezat serta menggugah selera.
Semoga tips dapur ini bermanfaat dan selamat mencoba.

Continue Reading

Lifestyle

Nyaris Mirip, Ini Perbedaan Buah Nangka dan Cempedak

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Lifestyle – Ada banyak sekali buah lezat yang disempurnakan dengan aromanya yang menggugah selera yang dapat ditemukan di Indonesia. Di antaranya ialah buah nangka dan cempedak. Kedua buah ini menjadi buah terfavorit banyak orang karena rasanya yang sangat manis dan aromanya yang wangi.

Berbicara soal nangka dan cempedak, walaupun keduanya berwujud hampir sama, namun keduanya adalah buah yang berbeda. Berikut kita bahas perbedaan nangka dan cempedak.

Mengenai rasa, aroma dan bentuk buah nangka maupun cempedak memang nyaris sama. Buah ini juga sebagai buah yang khas di Indonesia. Buah nangka bisa ditemukan dengan mudah di berbagai wilayah di Indonesia. Sedangkan buah cempedak, buah ini hanya bisa ditemukan di beberapa wilayah seperti Kalimantan, Irian dan Sulawesi.

Bentuk buah nangka dan cempedak sama-sama lonjong dan kulitnya berduri. Akan tetapi buah nangka dan cempedak bisa dibedakan dari ukurannya. Nangka memiliki ukuran beragam dari yang kecil hingga sangat besar. Sementara cempedak, umumnya ukurannya lebih kecil jika dibandingkan dengan nangka.

Ketika dibelah, daging dari buah nangka berbentuk padat dan besar. Sementara cempedak, buahnya lebih lembek dan kecil. Daging buah nangka sulit dikeluarkan dari porosnya sementara daging buah cempedak sangat mudah dikeluarkan dari porosnya. Aroma buah nangka lebih manis dan lembut sedangkan aroma buah cempedak lebih kuat dan menyengat. Untuk kulit buahnya, nangka yang sudah matang kulitnya tetap berwarna hijau sedangkan cempedak akan berubah jadi kekuningan.

Itu dia perbedaan buah nangka dan cempedak. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda.

Continue Reading

Lifestyle

Agar Udang Tidak Berbau Amis, Begini Cara Membersihkannya

Published

on

Ilustrasi Udang

Geosiar.com, Lifestyle – Udang merupakan salah satu bahan masakan yang dapat diolah menjadi bermacam-macam masakan lezat yang menggugah selera. Binatang yang hidup di perairan itu juga memiliki cita rasa dan aroma yang sangat khas sehingga disukai banyak orang.

Nutrisi yang terkandung di dalam udang pun juga sangat berguna untuk kesehatan tubuh.

Berbicara mengenai udang, ada tips atau cara membersihkan udang agar udang tidak bau amis. Seperti apa caranya? Ini dia!

Saat membeli udang, kita wajib membeli udang yang masih fresh atau segar agar udang tidak menimbulkan bau amis.

Ciri-ciri udang yang masih segar adalah mata udang bening dan teksturnya cukup keras atau segar. Saat membeli udang yang telah dibeli pastikan untuk segera dibersihkan di bawah air mengalir.

Selanjutnya buang kepala udang dan bersihkan kotoran di dalamnya. Kupas pula kulit udang secara hati-hati lalu cuci bersih di bawah air mengalir.

Kemudian beri perasan air lemon di udang yang telah dibersihkan, biarkan selama beberapa menit sebelum udang dimasak atau lakukan ini sebelum menyimpan udang di lemari es dalam waktu cukup lama.

Udang yang dibersihkan dengan bersih dan diberi perasan air lemon tak akan memiliki bau amis yang terlalu menyengat.

Itulah dia cara membersihkan udang agar baunya tidak amis. Perlu diingat juga, saat menyimpan udang usahakan untuk menyimpan di freezer. Udang yang disimpan di freezer akan bertahan lebih lama. Semoga tips ini bermanfaat.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com