Connect with us

Sumut

Kemenpar Kembali Rayu Singapura Lewat Sales Mission Danau Toba

Published

on

Keindahan Danau Toba.

Geosiar.com, Travel – Kementerian Pariwisata terus menerus mengeksplorasi pasar Singapura. Kali ini strategi yang disiapkan merupakan Sales Mission Danau Toba yang akan digelar di Furama City Centre Hotel, Singapura, 2-5 September 2018.

Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata Masruroh menyampaikan, Sales Mission kali ini memang menitikberatkan promosi pariwisata Danau Toba.

“Kami ingin Danau Toba sebagai salah satu destinasi tujuan favorit wisman. Destinasinya kan masuk menjadi 10 Bali Baru. Sekaligus menambah pilihan destinasi baru bagi wisman,” kata Masruroh yang biasa disapa Iyung, Sabtu (1/9/2018).

Dia menilai pengaruh program ini terhadap pasar diyakini bakal bagus dan bisa menyebar ke destinasi lain.

“Pintu masuk wisman selama ini dari Bali 40 persen, Jakarta 30 persen, Batam-Bintan dan sekitarnya 20 persen, dan kota lainnya 10 persen. Jadi harus ada terobosan destinasi wisata baru dengan cepat karena kapasitas tiga pintu itu sudah terbatas,” ujar Iyung.

Diketahui, jumlah wisatawan Singapura yang datang ke Indonesia pada tahun 2017 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2016 tercatat 1.472.767 wisatawan Singapura masuk ke Indonesia. Angka tersebut terkatrol sedikit di tahun 2017 dengan 1.512.813 wisatawan Singapura untuk berkunjung ke Indonesia.

“Hal ini menjadi catatan bagi kami untuk mempertahankan pasar Singapura. Pasalnya kenaikan yang ada tergolong sangat kecil, sehingga kami melakukan penetrasi dengan membawa destinasi baru dengan harga yang kompetitif. Sehingga semakin wisatawan Singapura memiliki banyak pilihan destinasi dan bukan itu-itu saja,” kata Iyung.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, Danau Toba menjadi salah satu menu wajib untuk diperkenalkan ke pasar Singapura.

Destinasi Danau Toba juga mempunyai fasilitas Pacuan Kuda di Tapanuli Utara. Venue ini hanya ditempuh 20 menit dari Bandara Silangit. Bila ingin menikmati keindahan Danau Toba dengan sudut terbaik, wisatawan bisa berkunjung ke Menara Pandang Tele. Kombinasi Gunung Pusuk Buhit dan birunya air danau menjadi latar foto terbaik.

“Kawasan Danau Toba ini luar biasa eksotisnya. Atraksi, aksesibilitas, dan amenitasnya bagus. Serta didukung dengan amenitas yang lengkap. Maka ini perlu didorong terus untuk dipromosikan. Salah satunya melalui Sales Mission ini,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menjadi satu rangkaian dengan Menara Pandang Tele, wisatawan juga bisa menikmati Museum Huta Bolon Simanindo. Memiliki nuansa tradisional yang kuat dengan benteng dan tanaman bambu, kawasan ini dahulu juga didiami oleh raja. Hingga kini, Pesta Adat Mangalahat Horbo masih dilestarikan. Selain itu, wisatawan juga bisa menikmati Tarian Batak Tradisional setiap harinya.

Belum lagi Museum Batak TB Silalahi Center. Beragam koleksi terbaik peninggalan tanah Batak ada disini. Dari mulai arsitektur, aksara dan sastra, karya seni, religi juga upacara adat, hingga peralatan keseharian. Museum ini menyimpan Pustaha Batak yang berisi pengetahuan ramuan obat, umpasa (pantun), dan padan (hukum). Begitu juga dengan pedang milik Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII.

“Destinasi Danau Toba ini sangat kaya. Semua yang terbaik ada di sana. Selalu memberikan inspirasi dengan beragam budaya yang ditawarkan. Dengan kekuatan alam dan budayanya, saya yakin sales mission ini akan sukses,” kata Menteri asal Banyuwangi ini.  (yl)