Connect with us

Sumut

Lewat PPMN, Perempuan-perempuan Pesisir Belajar Digital Marketing

Published

on

Fasilitator, narasumber, serta para peserta workshop “Belajar Memaksimalkan Usaha Lewat Dunia Digital".

Geosiar.com, Medan – Salah satu misi Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) adalah mengentaskan kemiskinan di pesisir melalui pemberdayaan perempuan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sry Lestari Samosir sebagai fasilitator PPMN saat menggelar workshop “Belajar Memaksimalkan Usaha Lewat Dunia Digital”  di Aula Kantor Kelurahan Bagan Deli Belawan, pada Jumat (24/8/2018) lalu.

Sekitar 15 orang ibu-ibu yang terkumpul dalam Komunitas Mentari mendapat materi dan praktek untuk meningkatkan usahanya melalui digital marketing.

Dua orang narasumber merupakan fasilitator Gapura Digital Medan yakni Badia Tarigan dan Marxuki Halim. Dalam pemaparannya, masing-masing pemateri secara interaktif mengajak peserta untuk lebih termotivasi melek digital.

Modul yang disampaikan oleh para narasumber antara lain Panduan Dunia Digital, Memulai Bisnis Online.

“Mengapa kita harus berbisnis online? karena dunia digital terus bergerak dengan cepat, kalau kita tidak berubah, kita akan tertinggal. Kita tidak bisa melawan teknologi, caranya agar tidak tertinggal kita harus mengikutinya, tetapi tentu saja tetap bijak berteknologi,” jelas Badia Tarigan.

Adapun selama acara peserta workshop wajib mengerjakan tugas yakni menulis berita tentang acara pelatihan yang sedang berlangsung dan juga mereka dilatih mempromosikan produk di media sosial yakni Facebook.

Sry Lestari Samosir yang juga merupakan seorang entrepeneur menjelaskan bahwa workshop ini adalah rangkaian program “Pemberdayaan Perempuan Pesisir Dalam Rangka Pengentasan Kemiskinan”.

Bulan lalu Sry dan ibu-ibu Komunitas Mentari sudah belajar mengenai Jurnalisme Warga dan Cerdas Berwirausaha Olahan Laut. Kali ini mereka belajar teknik marketing produk yang mereka miliki.

“Inilah bisnis online, ibu-ibu ini harus mulai dibiasakan googling, belajar dari online, mulai diusahakan untuk praktek dengan ilmu yang mereka dapat baik secara online maupun offline. Mereka harus terbiasa dengan digital marketing agar mampu meningkatkan pendapatan mereka melalui smartphone yang mereka miliki” jelas Sry bersemangat.

Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini, dari awal hingga kelas berakhir. Para peserta -pelatihan yang digelar di kantor Lurah, Kelurahan Bagan Deli ini juga diajak mengeksplorasi fasilitas-fasiltas google untuk pengembangan usaha, diantaranya Google My Business, Google Business sita, dan lainnya.

Salah seorang peserta, Ibu Eriani,  mengaku senang dan antusias mengikuti pelatihan.

“Acara ini sangat membantu membuat kita makin pinter, ilmu yang kita dapat luar biasa, bisa memperluas jualan barang dagangan kita,” tutur istri dari nelayan ini. (yl)

  • Fasilitator, narasumber, serta para peserta workshop “Belajar Memaksimalkan Usaha Lewat Dunia Digital".

  • Sry Lestari Samosir bersama seorang peserta workshop “Belajar Memaksimalkan Usaha Lewat Dunia Digital".

  • Salah satu peserta menuliskan pengalamannya saat mengikuti workshop “Belajar Memaksimalkan Usaha Lewat Dunia Digital" ke dalam media sosial.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sumut

Geger! Sesosok Mayat Pria di Tebingtinggi Ditemukan Tewas Rumahnya

Published

on

Geger! Sesosok Mayat Pria di Tebingtinggi Ditemukan Tewas Rumahnya.


Geosiar.com, Tebingtinggi – Warga histeris melihat tubuh Ahmad Syaiful (48), warga Jalan Darat Lingkungan 5, Kelurahan Damar Sari, Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, Selasa sore(22/1/2019) sekitar pukul 17:00 Wib, tewas membusuk di dalam rumahnya.

Andi (40) warga Jalan Darat, Kelurahan Damar Sari, Kecamatan Padang Hilir kepada wartawan mengatakan tidak sengaja melintas di depan rumah korban. Sesampainya di depan rumah korban, saksi mencium aroma bau busuk di dalam rumah korban. Merasa curiga, saksi langsung mendekati rumah korban sambil mengintip pintu jendela rumahnya setelah di lihat dalam rumah korban.

Saksi terkejut setelah melihat jasad korban terbaring di dalam dapur dengan posisi telungkup. Merasa ketakutan saksi langsung melaporkan kepada warga setempat untuk memastikan saksi bersama warga setempat berbondong-bondong langsung mendatangi rumah korban.

Tim kepolisian saat melakukan oleh TKP.

“Saat itu, rumah korban keadaan terkunci, agar bisa masuk kedalam rumah korban, saksi bersama warga setempat langsung mendobrak pintu depan setelah masuk kedalam rumah ternyata jasad Ahmad Syaiful sudah terkujur kaku di dalam dapur rumah milik korban,” terang Andi.

Selanjutnya, warga  setempat langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Padang Hilir. Setelah mendapatkan laporan dari warga, Kapolsek Padang Hilir AKP Davit Sinaga  bersama tim INAFIS Polres Tebingtinggi langsung terjun ke lokasi.

Sesampainya di lokasi petugas Inafis langsung melakukan olah TKP di sekitar jasad korban dan meminta beberapa keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian. Setelah selesai olah TKP, petugas langsung membawa jasad korban ke RSU. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, guna dilakukan pemeriksaan otopsi.

Kapolsek Padang Hilir AKP Davit Sinaga, saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian membenarkan adanya penemuan mayat dan diduga korban sudah meninggal selama 2 hari di dalam rumah miliknya.

Dari keterangan keluarga korban, lanjut Sinaga, korban diduga meninggal akibat menderita sakit sesak nafas yang sudah di alaminya selama 1 minggu, dan kasus ini masih dalam penyelidikan petugas.

Continue Reading

Daerah

Iptu Suhaily Hasibuan SH,MH Hadiri Pelantikan Satgas Anti Narkoba di Desa Tuntungan I

Published

on

saat acara pelantikan satgas anti narkoba yang dihadiri kanit reskrim polsek pancurbatu

Geosiar – Medan – Kapolsek Pancur Batu ,Kompol Faidir Chaniago SH,MH yang di wakilkan oleh Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Suhaily Hasibuan ,SH ,MH menghadiri kegiatan pelantikan Relawan Satgas Anti Narkoba yang di laksanakan di Balai Desa Tuntungan 1 Kecamatan Pancur Batu Kab Deli Serdang Kamis 24/01/19 Pukul 15.00 Wib .

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bapak Camat Pancurbatu Drs David Efrata Tarigan , Kepala Desa Tuntungan I Bapak Surya Darma Sembiring , Ketua Umum Pemuda Marga Silima Bapak Mbelin Brahmana , Kepala BNN Kabupaten Deliserdang yang diwakili oleh Tiarlina Manik SH, anggota DPRD Deliserdang Bapak Mberngab Sembiring , muspika , Tokoh Masyarakat , para undangan dan masyarakat Desa Tuntungan I

Acara pelantikan relawan satgas narkoba ini dilaksanakan dibalai desa dusun I Desa Tuntungan I Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang pada pukul 15.00 wib juga dihadiri oleh para undangan dan berbagai kalangan.

Kepala Desa Tuntungan I Surya Darma Sembiring dalam kata sambutannya mengatakan, bahwa awal terbentuknya relawan satgas narkoba Desa Tuntungan I bermula banyaknya laporan para ibu-ibu yang resah dengan para anak mereka yang menggunakan narkoba.

Dengan adanya laporan para ibu-ibu tersebut, Kepala Desa berkordinasi dengan muspika plus Kecamatan Pancurbatu dan BNN Kabupaten Deliserdang yang akhirnya terbentuk relawan satgas narkoba Desa Tuntungan I kecamatan Pancurbatu,” ujar Kepala Desa.

Kepala Desa juga menambahkan, bagi para ibu-ibu yang mengetahui kalau anaknya telah kecanduan narkoba segera laporkan kepada relawan satgas narkoba agar bisa dilakukan rehabilitasi yang ada di Desa Tuntungan I,” ungkap kades.

Camat Pancurbatu Drs David Efrata Tarigan dalam kata sambutannya mengatakan, atas nama muspika plus Kecamatan Pancurbatu, ia merasa bangga kepada para relawan satgas narkoba Desa Tuntungan I , Camat juga berpesan kepada masyarakat Desa bawah untuk memberantas narkoba masyarakat desa dapat menggunakan anggaran desa
Mberngab Sembiring Anggota DPRD Deliserdang mengatakan, ia sangat bangga terhadap para pengurus relawan satgas narkoba yang mana para pengurus relawan satgas narkoba merupakan pengsiunan TNI/Polri yang seharusnya dapat beristirahat dan tidak lagi mengurus masadepan generasi muda.

Namun kata Mberngab, untuk mencegah peredaran narkoba khususnya di Desa Tuntungan I, para pengsiunan TNI/Polri ini masih mau melibatkan diri, untuk itu katanya, ia sangat bangga dan mengacungkan jempol kepada para pengurus relawan satgas narkoba.

Sementara itu Kepala BNN Kabupaten Deliserdang AKBP Safwan Khayat yang diwakili Tiarlina Manik SH mengatakan sangat bangga dengan tim relawan satgas narkoba Desa Tuntungan I.

Tiarlina mengatakan, dari 394 Desa dan Kelurahan yang ada di Deliserdang baru di Desa Tuntungan I Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang yang tim relawan satgas narkobanya terbentuk dari purnawirawan TNI/Polri.

Untuk itu kata Tiarlina Manik SH ia berharap agar tim dapat bekerja secara maksimal agar peredaran narkoba dapat diberantas untuk menyelamatkan generasi muda,” ujar Tiarlina Manik SH.”

Kapolsek Pancur Batu Kapolsek Pancur Batu ,Kompol Faidir Chaniago SH,MH saat dikonfirmasi langsung melalui Kanit Reskrim Iptu Suhaily Hasibuan ,SH,MH mengatakan Bahwa kegiatan pelantikan satgas anti narkoba di Desa Tuntungan 1 Kecamatan Pancur Batu telah selesai dilaksanakan.

Selanjutnya, kami akan terus melakukan pemberantasan narkoba , dimana kita ketahui bersama Narkoba adalah musuh kita bersama , kami juga menghimbau kepada masyarakat apbila ada mengetahui adanya peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Pancur Batu supaya melaporkan nya . pungkas Suhaily./Eps

Continue Reading

Daerah

PT WEP Bersedia Kucurkan Uang CSR Ke Desa Amburidi

Published

on

Geosiar – Tanahkaro – Warga Desa Mburidi sudah berulang kali mengingatkan dan mendesak PLTA PT Wampu Elektric Power (WEP) yang berada didaerah desa Rih tengah kec. Kutabuluh, berharap untuk peduli dan bertanggungjawab terhadap infrastruktur jalan yang sudah lama rusak akibat beroperasinya PLTA PT Wampu Elektric Power (WEP).

Hal ini dikatakan kepala desa Mburidi Sukendi perangin angin mewakili warganya didampingi Sekcam kutabuluh Robert Ginting, Aiptu Takari Pandia anggota Polsek Kutabuluh Polres Tanah Karo, saat menggelar rapat, Rabu (23/1) pukul 17.00 wib di ruang kerja kepala Bappeda Kab. Karo.

Menurut Sukendi, PT Wampu Elektric Power (WEP) belum bersedia menggunakan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk itu kami menagih janjinya agar tahun 2019 ini perbaikan infrastruktur peningkatan jalan segera terealisasi, Ungkap Sukendi.

Namun kurangnya kepedulian dan respon pihak PT WEP, gara gara ini kami minta pihak pemda karo memfasilitasi untuk adakan pertemuan, atas desakan ini berujung digelar rapat di kantor bappeda, Tandasnya.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana meyambangi acara Rapat yang alot dan kunjung tak selesai membuahkan hasil kesepakatan, hal ini saya muncul untuk mendengar langsung mengapa pihak PT WEP belum bersedia mengambil sikap, info ini sesuai dari kepala Bappeda, Ujar Terkelin saat tiba diruang rapat Bappeda.

“Setelah proses panjang dialog yang kami lakukan, syukurlah akhirnya pihak PT WEP bersedia menerima saran dan masukan dari, pihak pemda sebagai fasilitator, ini semua berkat komunikasi dan mengutamakan kearifan lokal, mungkin saja tadi pihak PT WEP kurang yakin, jadi kita maklum saja, tapi yang penting setelah saya hadir kesepakatan akhirnya tercapai, Terang Bupati.

Terkait isi kesepakatan, saya serahkan kepada Bappeda, apa isi yang tertuang dalam kesepakatan bersama, saya instruksikan Bappeda untuk segera dibuat berita acara notulennya, lalu bagikan surat kesepakatan ini, agar kades Mburidi dapat menyampaikan ke warganya, agar tidak terjadi lagi riak riak ditengah desa, Mburidi, nantinya, Harapnya.

Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Msi didampingi kepala PUPR Ir Paten Purba mengatakan kita sudah buatkan isi kesepakatan, namun tadi pihak PT WEP tidak mau membutuhkan tanda tangannya didalam surat kesepakatan yang telah kami konsep. ”

Untung, setelah Bupati Karo menjelaskan kepada PT WEP tadi, akhirnya mereka menerima kesepakatan yang telah dibuat, dan bersedia membubuhkan tandatangannya sebagai tanda setuju,untuk mengucurkan CSR – nya ditahun 2019 ini Ujar Nasib.

Perihal isi butir butir yang tertuang dalam kesepakatan ada 4 (empat) point yang disepakati, menurut Sianturi antara lain, PT. WEP akan mengalokasikan CSR untuk infrastruktur tahun 2019, untuk meningkatkan jalan Rih Tengah-ujung Deleng kecamatan kutabuluh dengan jenis perkerasan aspal macadam dengan lebar perkerasan 3 (tiga) meter dan panjang perkerasan lebih kurang 6.5 km.

Karena keterbatasan kemampuan anggaran CSR PT WEP untuk tahun 2019, ketiga
Pemerintah Kabupaten Karo akan melakukan sosialisasi terkait rencana kegiatan pada point diatas kepada kepala desa dan masyarakat setempat.

Dengan adanya kesepakatan ini PT WEP telah dapat melaksanakan kegiatan sebagaimana tersebut dalam point diatas, perbaikan jalan dari desa ujung Deleng sampai desa limang akan direncanakan lebih lanjut oleh pemerintah Kabupaten Karo. “Cetus Sianturi dan Paten./Eps/Mawar

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com