Connect with us

Daerah

Lestarikan Lingkungan Lewat Ritual Dulkaidahan di Kulon Progo Yokyakarta

Published

on

Yokyakarta, Geosiar.com – Warga suku jawa pedukuan salam Desa Salamrejo, Kec Sentolo Kab Kulon Progo DI Yokyakarta menggelar ritual Dulkaidahan (suci), Senin (31/7/2018). Acara tersebut merupakan pengambilan air dari 7 sumber mata air (mata air sendang apit) di lokasi yang berbeda.

Pengambilan air melalui acara ritual dan sesajen dilakukan disetiap lokasi mata air yang mau diambil oleh pemangku adat bersama penghayat kepercayaan Paguyuban Ekhalasing Budi Murko (PEBM) dan perangkat desa. Usai acara doa ritual, air dimasukkan ke dalam kendi.

Bersama warga, kendi berisi air diarak ke rumah pemangku adat yang disambut group Karawitan dengan menyuguhkan gending/lagu bernuansa musik tradisional Jawa. Tiba dirumah pemangku adat, seluruh warga makan bersama nasi wiwit pakai sambal gembleng dan sayuran hasil ladang warga.

Menurut Rubingin selaku pemangku adat yang juga perangkat desa air dari 7 sumber tadi disimpan dulu dibalai Desa. Yang mana pada hari penutupan acara kirap perayaan HUT Desa Salamrejo. Air tadi didoakan agar menjadi berkah.

Air dibagikan kepada masyarakat setiap pendukuan untuk disiramkan ke setiap tanaman pohon. Maknanya melestarikan lingkungan menghidupkan kembali setiap tanaman.

Ditambahkan Rubingin, acara tersebut digelar setiap tahun, bagian dari kegiatan HUT Desa Salamrejo. Yang menarik, acara ritual tersebut dilaksanakan secara bersama sama seluruh suku Jawa kendati beragama Islam, Kristen maupun penganut kepercayaan PEBM.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah penganut kepercayaan dari berbagai nusantara diantaranya Parmalim dari Medan. Kegiatan itu difasilitasi Program Peduli Satunama Yokyakarta dan Aliansi Sumut Bersatu (ASB). (lamru)