Connect with us

Nasional

Diskusi Dengan Jarnet, Moeldoko Habiskan Malam Mingu Bersama Anak Muda Makasar

Published

on

Geosiar.com, Makasar — Setelah mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungen kerja di Sulawesi Selatan, Kepala Staf Keprsidenan Moeldoko menghabiskan malam minggunya bersama warga dan anak-anak muda, Sabtu (29/07/2018)

Tidak hanya Jokowi dan Moeldoko, kehadiran beberapa menteri pun terlihat seperti Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan beberapa rombongan lainnya.

Kedatangan Presiden, Staf dan Menteri terseut disambut oleh Pjs. Gubernur Sulsel Sony Sumarsono dan Walikota Makassar Ramdhan Pomanto pada sabtu sore.

Dengan berjalan kaki menuju Restoran Goedang Popsa, Moeldoko siap untuk berdiskusi bersama ratusan anak Muda Makasar.

Diskusi yang diselenggarakan oleh Jaringan Netizen (Jarnet) itu juga dihadiri oleh Direktur Utama Pelindo IV Doso Agung dan sejumlah direksi perusahan BUMN tersebut, para pengusaha di Kota Makassar, calon anggota legislatif, artis ibukota, dan anak-anak muda di kota Anging Mammiri tersebut. Ketua Umum Jarnet Dhika Yudhistira memimpin langsung jalannya diskusi.

Dalam obrolan yang berlangsung hangat, lulusan terbaik Seskoad 1995 tersebut menjelaskan pertanyaan-pertanyaan kritis dari anak muda tentang pelbagai topik yang sedang hangat diperbincangkan di tengah masyarakat. Salah satunya adalah pertanyaan tentang kinerja BUMN yang dipertanyakan pengelolaannya oleh sejumlah peserta diskusi.

“Kinerja BUMN sekarang ini dalam keadaan baik dan tetap dikelola secara transparan dan profesional. Kinerjanya juga terus membaik, keuntungannya meningkat.” Ujarnya.

Berdasarkan laporan Kementerian BUMN, sampai dengan akhir 2017, keuntungan perusahaan BUMN mencapai Rp187 triliun atau mengalami peningkatan Rp44 triliun dalam tiga tahun. Dari sisi aset, total keseluruhan aset BUMN tumbuh sekitar 60%, dari Rp4.500 triliun pada 2014 menjadi Rp7.200 triliun pada 2017. Sementara jumlah BUMN yang merugi juga turun dari 26 BUMN pada tahun 2016 menjadi hanya 12 perusahaan saja. Dari sisi nilai kerugian, jika pada 2016 jumlah kerugian BUMN merugi adalah sebesar Rp6,7 triliun, pada tahun 2017 nilai kerugiannya mengecil menjadi Rp5,2 triliun.

Panglima TNI 2013-2015 itu juga memaparkan sejumlah program yang digarapnya bersama dengan anak-anak muda inovatif dan kreatif. Salah satunya adalah mobil listrik. Ia menantang anak-anak muda di Makassar dengan 5% saham apabila ada yang memiliki gagasan dan ide-ide cemerlang untuk mengembangkan mobil listrik sebagai mobil masa depan.

“Mobil listrik ini adalah mobil masa depan, karena digerakkan oleh baterai yang ramah lingkungan. Sejak beberapa tahun lalu saya bertemu dengan ilmuwan dan ahli yang meriset baterai. Saya berdiskusi intensif dan melakukan berbagai riset, sampai suatu titik saya menyimpulkan, baterai adalah masa depan dan masa depan adalah baterai,” tutupnya. (Ut)