Connect with us

Nasional

Sidak Lapas Sukamiskin, KPK Amankan 2 Mobil dan Uang Rp 279 Juta serta USD 1.410

Published

on

Geosiar.com, Jakarta – Dalam Sidak yang terjadi selama 2 hari tersebut, KPK mengamankan Mobil Mitsubishi Triton Exceed dan Pajero Sport Dakar milik dari Wahid Husein, di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (21/7). KPK juga mengamankan dokumen terkait pembelian dan pengiriman mobil serta uang Rp 279.320.000 dan USD 1.410.

Tidak hanya itu, KPK juga menangkap dan menahan Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein dan stafnya Hendry Saputra sebagai terduga penerima suap, serta Fahmi Darmawansyah, narapidana kasus korupsi dan Andri Rahmat sebagai pemberi suap.

Istri Fahmi Darmawansyah, Inneke Koesherawati juga sempat diamankan KPK saat OTT dilakukan. Namun, dilepaskan oleh pihak KPK dan dianggap sebagai saksi. Hal tersebut ditetapkan usah menjalani pemeriksaan.

“Diduga sebagai penerima suap yakni Wahid Husein Kepala Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin sejak Maret 2018; Hendry Saputra, Staf Wahid. Diduga sebagai pemberi Fahmi Darmawansyah, narapidana kasus korupsi dan Andri Rahmat, narapidana kasus pidana umum (tahanan pendamping Fahmi),” ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK Jakarta, Sabtu 21 Juli 2018.

Direktur Utama PT Merial Esa, Fahmi Darmawansyah ini terjerat kasus suap kepada pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla)

Dia juga telah divonis penjara 2 tahun 8 bulan dan denda Rp 150 juta, subsider 3 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Sementara dalam kasus ini, Wahid Husein diduga menerima uang dan 2 mobil dalam jabatannya sebagai Kepala Lapas Sukamiskin sejak Maret 2018 terkait dengan pemberian fasilitas, izin Iuar biasa, dan lainnya yang tidak seharusnya kepada narapidana tertentu.

“Diduga pemberian dari Fahmi tersebut terkait fasilitas sel atau kamar yang dinikmati oleh Fahmi dan kemudahan baginya untuk dapat keluar masuk tahanan (Lapas Sukamiskin),” terang Wakil Ketua KPK Laode M Syarif.  (Ut)