Connect with us

BMKG

BMKG Infokan Untuk Cek Cuaca Sebelum Lihat Gerhana Bulan Total

Published

on

Geosiar.com, Jakarta – Dalam Akun twitternya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengajak masyarakat untuk mengecek cuaca di kota masing-masing daerah. Hal ini ditujukan terkait ingin menyaksikan Gerhana Bulan Total yang akan berlangsung tanggal 28 Juli 2018 nanti, dini hari.

Hal ini merupakan momen baik bagi BMKG untuk mempromosikan kepada masyarakat untuk menggunakan aplikasi info BMKG yang terdapat di smartphone.

Wilayah Indonesia dapat melihat peristiwa alam tersebut secara langsung, dengan fase gerhana dimulai pukul 01.24 sampai 05.19 WIB. Sementara untuk untuk WITA dan WIT, waktunya menyesuaikan.

Melalui tweetnya di akun Twitter @infoBMKG, BMKG mengingatkan akan adanya peristiwa langka gerhana Bulan total terlama di abad 21 pada 28 Juli. Agar tidak terlewat momen istimewa ini, BMKG mengajak followernya mengetahui prakiraan cuaca lewat aplikasi Info BMKG.

Aplikasi BKG ini dapat diunduh secara gratis di perangkat Android di Google Play Store dan iOS di App Store. User interface-nya cukup simpel dan mudah digunakan.

Dari segi fungsinya, aplikasi ini tak jauh berbeda dengan aplikasi ramalan cuaca lain yang sudah beredar luas dan dapat diperoleh dengan mudah melalui toko-toko aplikasi populer. Informasi tampil pun cukup rinci, mulai dari prakiraan cuaca hingga informasi kecepatan angin.

Fitur di dalam aplikasi ini antara lain informasi real time prakiraan cuaca, kualitas udara, dan peringatan jika akan terjadi gempa.

Berkat integrasi dengan server BMKG, aplikasi ini punya basis data per kota yang lebih luas dan lengkap. Sayangnya, belum tersedia widget untuk aplikasi ini.

Sejumlah komentar dalam review aplikasi itu menyarankan agar BMKG membuat widget sehingga pengguna lebih mudah mengakses informasi cuaca ketimbang harus membuka aplikasi terlebih dahulu.

Namun secara keseluruhan, aplikasi ini bisa jadi pilihan dan cukup andal untuk prakiraan cuaca, terutama bagi kalian yang saat ini bersiap ‘nongkrong’ menyaksikan gerhana Bulan total. (Ut)

Advertisement