Connect with us

Nasional

Viral! Potongan Video Anies Resmikan Lapangan Banteng

Published

on

Jakarta, Geosiar.com – Video Potongan pidato Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan Viral di Media Sosial. Hal tersebut dipicu adanya anggapan Anies mengklaim tentang renovasi Lapangan Banteng.

Saat meresmikan renovasi Lapangan Banteng tersebut, membuat masyarakat yang hadir menjadi panas dan mengolok-olok Anies.

Video pidato yang banyak beredar ialah saat Anies mengucapkan satu persatu tamu kehormatan yang datang pada acara peresmian. Rekaman tersebut tampaknya diambil oleh warga yang datang ke lokasi.

“Dan yang juga perlu secara khusus kita beri apresiasi yang merancang dan menyiapkan Grand Design dari nol…” ujar Anies pada acara peresmian, Rabu (25/7) lalu.

Ucapan Anies tidak terdengar utuh karena tertutup suara keriuhan warga yang merekam. Mereka menyatakan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang merancang desain renovasi Lapangan Banteng tersebut.

“Siapa yang bilang, Ahok yang rancang,” terdengar suara warga menyahuti pidato Anies.

Sebenarnya Anies pada saat sebagian masyarakat berteriak sedang memberi apresiasi kepada Yori Antar yang merancang dan menyiapkan grand design Lapangan Banteng dari nol.

“Yang saya hormati juga, keluarga yang mewakili para kreator yang karyanya masih tegak berada di Lapangan Banteng ini, keluarga Henk Ngantung, keluarga Bapak Edi Sunarso, Keluarga Bapak Agus Bimara, keluarga Bapak Rosdi Husein, dan yang juga perlu secara khusus kita beri apresiasi yang merancang dan menyiapkan grand design dari nol, Bapak Yori Antar, demikian isi pidato Anies.

Dikutip dari Detikcom, Berikut pidato lengkap Anies saat meresmikan renovasi Lapangan Banteng:

“Yang saya hormati, Sekda DKI Jakarta dan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta, para pejabat yang mewakili Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, Kementerian LHK, Kementerian Pariwisata.

Yang saya hormati, Direktur Sinarmas Land Bapak Michael Wijaya, yang saya hormati pembangun pagar lapangan olahraga Bapak Rahardi Santoso, Direktur PT Rekso Nasional Food.

Yang saya hormati juga, keluarga yang mewakili para kreator yang karyanya masih tegak berada di Lapangan Banteng ini, keluarga Henk Ngantung, keluarga Bapak Edi Sunarso, Keluarga Bapak Agus Bimara, keluarga Bapak Rosdi Husein, dan yang juga perlu secara khusus kita beri apresiasi yang merancang dan menyiapkan Grand Design dari nol, Bapak Yori Antar.

Alhamdulillah proses perancangan ini telah berjalan dengan baik dan kita sama-sama pada malam ini menyaksikan Lapangan Banteng sebagai lapangan bersejarah kembali ditata. Kita tahu lapangan ini memiliki sejarah yang panjang.

Mulai dari 1632, ketika itu disebut sebagai Lapangan Paviliun. Lalu sesudah Perang Napoleon, Jerman, Inggris menjadi Lapangan Singa, dan sejak kemerdekaan menjadi Lapangan Banteng.

Pemanfaatannya pun bervariasi. Tadi saya sempat mendengar dari Bapak Yori bagaimana proses, bagaimana inovasi, kreasi dilakukan di sini.

Harapannya tempat ini bukan sekadar tempat yang mempesona karena rancangannya baik. Yang lebih penting lagi adalah rancangannya memungkinkan warga berinteraksi bersama di tempat ini.

Dengan begitu, tempat ini jadi tempat di mana warga bisa berinteraksi, warga bisa melakukan kegiatan bersama, dan saya percaya dengan rancangan yang disusun Pak Yori Antar, kegiatan seperti kegiatan olahraga, kegiatan seni, kegiatan budaya, semuanya dapat dilakukan di sini.

Kita semua berharap Lapangan Banteng jadi salah satu ikon utama di Jakarta dan Indonesia. Karena ini adalah salah satu lapangan paling bersejarah di tempat ini.

Dua lapangan yang dirancang sudah agak panjang dan di setiap zaman dirancang sesuai kebutuhannya. Bahkan pernah tempat ini dijadikan sebagai terminal bus untuk bus rute ke Priok, Blok M, Senen. Jadi ini adalah tempat di mana masing-masing era punya pemanfaatan yang beda-beda.

Karena itu, izinkan juga kita melihat ini sebagai sebuah keberlanjutan yang mungkin juga satu saat nanti, bertahun-tahun ke depan, puluhan tahun ke depan mereka pun akan menengok kembali ke era ini sebagaimana kita menengok ke masa lalu ketika lapangan banteng dirancang di masanya.

Di tempat ini, merupakan simbol dari sebuah perjuangan. Kita berharap perjuangan yang pernah ditorehkan anak muda di zamannya bisa kita ulang.

Ada sebuah kalimat yang dipertahankan di sana, kalimat yang diucapkan Zainal Abidin Sah, Gubernur Irian Barat, 10 November ’56. Di sana dikatakan bahwa ‘kita semua mengetahui kemerdekaan Tanah Air belum sempurna ketika Irian Barat, sebagian wilayah tanah air masih berada di penjajahan. Di sana masih menetap penjajah impresionalisme Belanda sehingga sebagian dari saudara bangsa kita di sana masih ada di bawah rantai belenggu’.

Semoga ini jadi inspirasi bahwa kita punya kesetaraan, kesempatan sebagaimana kita membebaskan saudara-saudara kita di Papua tahun ’60-an.

Saya sekali lagi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah bekerja, yang sudah menghibahkan waktu, pikiran, tenaga untuk menghasilkan Lapangan Banteng yang saat ini jadi kebanggaan warga Jakarta dan bagi Bangsa Indonesia.

Izinkan saya mengakhiri dengan mengucapkan bismillahirahmanirahim, pada hari ini, Rabu tanggal 25 Juli 2018, penataan kembali Lapangan Banteng secara resmi dinyatakan tuntas. Terima kasih.

Wassalamualaikum Wr Wb” (Ut)

Nasional

Isu Prabowo Jadi Menteri, Gerindra: Jangan Dahului Presiden Jokowi

Published

on

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto

Geosiar.com, Jakarta – Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa dirinya belum tahu apakah Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memanggil Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ke Istana hari ini.

Riza mengatakan bahwa dirinya tidak ingin mendahului keputusan Jokowi.

“Saya tidak tahu sampai hari ini. Saya tidak ingin mendahului. Semuanya kami serahkan kepada Pak Jokowi,” ujar Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Jokowi sejak pagi memanggil sejumlah orang yang dikabarkan bakal mengisi kabinetnya di jilid II. Sejumlah orang yang sudah datang ke Istana antara lain Mahfud MD, Nadiem Makarim, Wishnutama, Tetty Paruntu, Airlangga Hartarto, Tito Karnavian, dan Erick Thohir.

Riza enggan berkomentar lebih rinci soal kemungkinan Prabowo akan bertemu Jokowi hari ini.

“Nanti kita lihat saja siapa yang dipanggil dan ada urusan apa bertemu dengan Pak Jokowi,” tuturnya.

Riza mengatakan bahwa posisi partainya yang menyerahkan semuanya kepada Presiden. Menurutnya, Gerindra siap membantu di dalam pemerintahan jika diperlukan.

Lebih lanjut dia mengatakan partai tidak dalam posisi menyodor-nyodorkan atau menawar-nawar posisi di kabinet. Menurutnya, sebagai warga negara yang baik, Prabowo dan Gerindra siap membantu pemerintahan jika diperlukan.

“Pak Prabowo orang yang berjiwa besar, orang yang cerdas, bijaksana dan prajurit sejati yang selalu siap di mana pun ditugaskan,” ungkap Riza.

Continue Reading

Nasional

Mahasiswa Malang Gelar Aksi Lagi Sehari Setelah Pelantikan Presiden

Published

on

Ilustrasi Demo

Geosiar.com, Jakarta – Mahasiswa di Malang kembali menggelar aksi. Mereka kembali turun untuk berunjuk rasa di depan Balai Kota Malang, Senin (21/10/2019). Aksi dimulai dengan berkumpul di depan stadion Gajayana Malang.

“Kita longmarch ke depan gedung dewan,” tutur salah satu peserta aksi, In’am El Mushoffa seperti dikutip dari tempo.

Mereka tergabung dalam front rakyat melawan oligarki. Aksi ini tepat sehari setelah pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin digelar. Mereka menyampaikan beberapa pesan kepada Presiden dan Wakil yang telah dilantik.

Mereka kembali mengingatkan ancaman oligarki. Cuma segelintir orang, katanya, namun mempengaruhi arah dan kebijakan Negara. Keberadaan oligarki, kata In’am, berbahaya. Lantaran hanya akan menguntungkan elite. Sementara kesejahteraan dan nasib rakyat diabaikan.

Walaupun aksi belum dimulai, tetapi tampak penjagaan ketat dilakukan di depan gedung Balai Kota dan DPRD Kota Malang. Dua gedung yang berhimpitan itu dijaga oleh ratusan aparat kepolisian. Serta dibantu Satuan Polisi Pamong Praja.

Jalan utama di jantung Kota Malang pun ditutup. Akses jalan kendaraan dialihkan ke jalan lain.

Sebelumnya, tepatnya pada akhir September lalu mahasiswa di Malang berunjuk rasa menolak rancangan undang-undang yang kontroversial seperti RKUHP. Mereka juga meminta Jokowi membuat Perpu KPK.

Continue Reading

Nasional

Jokowi-Ma’ruf Resmi Jabat Presiden dan Wapres 2019-2024

Published

on

Presiden dan Wakil Presiden Masa Jabatan 2019-2024, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.

Geosiar.com, Jakarta – Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia periode 2019-2024. Pelantikan itu berlangsung di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Baik Jokowi maupun Ma’ruf bergantian mengucapkan sumpah jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara yang dilakukan presiden dan wapres terpilih serta sepuluh pimpinan MPR.

“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa,” tutur Jokowi mengucapkan sumpahnya.

“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa,” tutur Ma’ruf Amin mengucapkan sumpanya.

Pelantikan ini dihadiri lebih 600 anggota DPR/MPR RI, sejumlah tokoh nasional seperti Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Wakil Presiden Boediono, Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz.

Selain itu, mantan pasangan calon presiden dan wapres nomor urut 02 di Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, pun turut menghadiri pelantikan itu. Kemudian, sekitar 17 perwakilan negara sahabat juga hadir menyaksikan pengambilan sumpah Jokowi-Ma’ruf sebagai presiden-wakil presiden.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com