Connect with us

Nasional

Arahan Hanif Untuk APIP, 4 Point Harus Diupayakan Berjalan

Published

on

Geosiar.com, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri memberikan pengarahan kepada Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dalam hal ini Auditor Inspektorat Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan.

“Peran APIP semakin strategis dalam mewujudkan salah satu program Nawacita yaitu terwujudnya pemerintahan yg bersih dan melayani dalam rangka peningkatan kepercayaan publik.” Katanya.

Adapun 3 Point tersebut APIP harus mampu :

  1. Mengawal program & kebijakan pemerintah.
  2. Mengawal penyelenggara pemerintah agar terhindar dari korupsi.
  3. Membantu mempercepat penyerapan anggaran secara akuntabel untuk meningkatkan perekonomian.
  4. Mencegah para pengambil kebijakan melakukan kesalahan khususnya terkait realisasi anggaran agar terhindar dari kiriminalisasi.

Dia juga mengatakan Apip Kemnaker harus bisa inovatif, kreatif dan Profesional.

“Untuk itu Itjen selaku APIP Kemnaker harus inovatif, kreatif, dan profesional dalam menjalankan peran sebagai konsultan dan penjamin mutu atas pelaksanaan program dan kegiatan Kemnaker.”ujarnya.

Demi menunjang keberhasilan APIP,Hanif tekankan pada keberhasilan atau kegagalan program.

“Tolok ukur keberhasilan APIP bukan lagi dari jumlah temuan tapi pada keberhasilan atau kegagalan program dan kegiatan Kemnaker. Paradigma APIP sebagai watchdog harus ditinggalkan.”tegasnya.

Dalam 3 tahun Kemnaker memperoleh sejumlah keberhasilan yg harus kita pertahankan bahkan kita tingkatkan termasuk laporan keuangan yg memperoleh predikat WTP.

APIP harus mampu melaksanakan deteksi dan pencegahan dini terhadap hal-hal yg berpotensi menjadi masalah di kemudian hari.

Peran & fungsi APIP semakin berkembang termasuk penanganan pengendalian gratifikasi, evaluasi penilaian mandiri pelaksanaan reformasi birokrasi, dan penanganan saber pungli.

Kapabilitas APIP Kemnaker harus ditingkatkan agar segera tercapai level 3 paling lambat pada 2019. Selain itu, tindak lanjut rekomendasi BPK atas laporan keuangan 2017 oleh semua Satker Pusat dan Daerah agar dipantau dan dievaluasi.

“Terakhir saya ingin memberikan apresiasi kpd Itjen Kemnaker yg memperoleh peringkat 1 atas kinerja pelaksanaan anggaran semester I tahun 2018 dari Kementerian Keuangan dan capaian realisasi keuangan yg berada di atas rata-rata Kemnaker dan nasional.” Tutupnya. (Ut)