Connect with us

Politik

Maruli Tua Tarigan: Warga Penerima Bantuan Miskin Perlu Dievaluasi

Published

on

Angota DPRD Medan Drs Maruli Tua Tarigan saat menggelar reses II 2018 di Medan Polonia, Minggu (15/7/2018).

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Drs Maruli Tua Tarigan ST desak Pemko Medan mengevaluasi data warga penerima bantuan miskin dari pemerintah. Evalusai itu hendaknya dilakukan sekali dua tahun guna memastikan bantuan tepat sasaran kepada warga yang benar benar miskin.

Desakan sekaligus harapan itu disampaikan Drs Maruli Tua Tarigan meyikapi keluhan warga saat menggelar reses II 2018 di Jl Polonia lokasi HKBP Polonia Kec Medan Polonia, Minggu (15/7/2018). Hadir saat reses tokoh agama, masyarakat dan ratusan konstituen.

Menurut Maruli, menyangkut bantuan kesejahteraan masyarakat harus disikapi serius. Bantuan jangan sampai salah sasaran. Dan bagi yang belum dapat hendaknya dipenuhi. “Pemko harus tetap memperhatikan dan memprioritas peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harap Maruli selaku politisi Nasdem itu.

Sebelumnya, peserta reses Novaria Sotorus mengeluhkan karena tidak mendapat bantuan dari program keluarga harapan (PKH). Novaria minta anggota DPRD supaya memfasilitasi warga Starban Polonia sehingga mendapat bantuan PKH. “Warga penerima PKH yang selama ini kiranya dievaluasi untuk pembagian yang merata,” ujar Novaria.

Keluhan lain juga disampaikan Jovan Gultom terkait maraknya peredaran narkoba di Starban Medan Polonia. Banyaknya kurir narkoba sangat meresahkan orang tua karena berdampak meningkatnya tindak kejahatan pencurian. Begitu juga para genarasi muda sudah terancam masa depan karena terlibat narkoba.

Masih keluhan yang sama disampaikan Johannes Manalu, terkait buruknya infrastruktur. Manalu minta Pemko Medan agar tetap memprioritaskan perbaikan jalan protokol.

Menyikapi aspirasi warga, Maruli Tua Tarigan menyambut baik keluhan yang disampaikan warga. Menurut Maruli, semua keluhan akan diakomodir dan diteruskan ke Pemko Medan. Melalui rapat paripurna DPRD Medan akan disampaikan secara resmi dan selanjutnya ditindaklankuti agar segera terealisasi. (lamru)