Connect with us

BMKG

Gerhana Bulan Total Terlama ‘Micro Blood Moon’ Akhir Pekan Ini

Published

on

Geosiar.com, Jakarta – Gerhana bulan total terlama kan berlangsung pada akhir pekan ini. Gerhana bulan total ini dinamakan “Micro Blood Moon”. Hal itu disampaikan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Thomas Djamaluddin, Kepala LAPAN menyatakan gerhana bulan total Micro Blood Moon ini akan berlangsung kala jarak Bumi dan Bulan mencapai 406.000 kilometer. Jarak ini diklaim lebih jauh ketimbang jarak normal yang biasanya mencapai 384.000 kilometer.

LAPAN juga menjelaskan peristiwa gerhana ini akan terjadi sekitar pukul 01.24-05.19 WIB. Sementara fase total akan berlangsung pukul 02.30-04.13 WIB. Dengan begitu perkiraan durasi waktu gerhana bulan total ini sekitar 1 jam 43 menit.

Pengamatan gerhana bulan total terlama yang akan terjadi akhir pekan ini tidak akan dilakukan secara umum. Karena gerhana akan berlangsung sejak dini hari hingga subuh tiba.

“Ya, nanti kita bakal lakukan pengamatan, tapi bukan untuk umum karena gerhana ini bakal terjadi di dini hari pada 28 Juli 2018,” tuturnya dilansir liputan6.com, Rabu (25/7/2018).

Ketika  ditanya apakah ada pengamatan khusus untuk peristiwa alam ini, Thomas menjawab  kalau pihaknya hanya ingin mengabadikan momen hanya untuk  gerhana bulan.

Peneliti Pusat Sains Antariksa LAPAN Rhorom Priyatikanto menjelaskan bahwa masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan gerhana bulan total terlama ini pada 28 Juli. Puncaknya ketika pukul 03.23 WIB.