Connect with us

Sumut

Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi 1 Siap Dioperasikan

Published

on

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I. (Dok Jasa Marga Kualanamu)

Geosiar.com, Medan – Seksi 1 Simpang Susun (SS) Tanjung Morawa-SS Perbarakan sepanjang 10,76 km siap dioperasikan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), PT Jasa Marga Kualanamu Toll selaku pengelola dan pemegang konsesi Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT).

Jalan tol seksi 1 ini menghubungkan jalan tol eksisting Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi untuk seksi 2 hingga seksi 6. Agus Suharjanto selaku Direktur Utama PT Jasa Marga Kualanamu Tol mengatakan, Seksi 1 Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sebelumnya telah difungsionalkan pada musim Lebaran dan siap beroperasi mendukung perekonomian lokal.

Nanti jalan tol ini akan menghubungkan tol yang lain di sekitarnya. Kami berharap setelah operasi menyeluruh jalan tol ini bisa memberikan kontribusi pada perkembangan perekonomian wilayah,” nanti Agus dalam keterangan resminya di Jakarta.

Keseluruhan, Jalan Tol MKTT terdiri atas tujuh seksi. Sementara untuk Seksi 7 Sei Rampah-Tebing Tinggi sepanjang 9,3 km dibagi menjadi 2 seksi, yakni 7A dan 7B. Seksi terakhir yang ditargetkan rampung awal tahun 2019 saat ini progres tanahnya sudah 91,75% dan konstruksi Seksi 7A 53,882% dan 7B 77,84%.

Jalan Tol MKTT pengusahaannya oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Kualanamu Tol selaku anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang terdiri atas 7 seksi sepanjang 61,7 km dengan nilai investasi mencapai Rp4,9 triliun. Sebagian konstruksi tol MKTT dibangun menggunakan APBN sebagai dukungan pemerintah meningkatkan kelayakan finansialnya.

Dukungan berupa konstruksi pada Seksi 2 (Kualanamu-Parbarakan) sepanjang 7,05 km dan Seksi 1 (Tanjung Baru- Parbarakan) sepanjang 7,5 km dengan progres konstruksi keduanya sudah selesai 100%

Lebih lanjut, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna menyampaikan, secara umum Seksi 1 Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi siap secara fisik. Menurut Herry, peresmian pengoperasiannya masih menunggu waktu.

“Seksi 1 ini sebenarnya fisiknya sudah 100%. Tinggal menunggu momen resmi pengoperasiannya,” ungkap dia.

Dia melanjutnya, Jalan Tol MKTT bahkan sudah beroperasi sejak musim mudik Lebaran 2018.

“Tapi belum di pungut bayaran. Nanti setelah diresmikan baru akan dipungut bayaran,” katanya.

Diketahui sebelumnya telah ada empat ruas jalan tol yang diresmikan pemerintah sampai dengan Juli 2018. Jalan tol tersebut, di antaranya Jalan Tol Gempol- Pasuruan, Solo-Sragen, dan ruas lain untuk Jalan Tol Trans Jawa.(yl)