Connect with us

Politik

Relawan Jokowi Tolak Perpanjangan Jabatan Wapres

Published

on

Relawan Golkar-Jokowi gelar soft launching. (era.id)

Geosiar.com, Jakarta – Pengajuan gugatan uji materi di Mahkamah Konstitusi yang menginginkan masa jabatan presiden dan wakil presiden selama lebih dari dua periode ditentang oleh gabungan relawan pendukung Jokowi.

Relawan tak setuju kepada penggugat dan pihak terkait dan meminta agar mereka mengurungkan niatnya demi kepentingan bangsa.

“Kami telah bersepakat bahwa periode kekuasaan tidak boleh tak terbatas. Kami sadar sepenuhnya, bahwa kekuasaan yang terus berulang tanpa batas cenderung melahirkan otoritarianisme,” kata Ketua Dewan Pimpinan Nasional Sekretariat Nasional Jokowi, Muhammad Yamin saat menyampaikan keterangan pers di kantor DPD Partai Golkar, Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Yamin menilai, batasan kekuasaan merupakan hasil kesepakatan bersama dari semangat era reformasi. Apalagi yang ia sesalkan, jika gugatan ini dikabulkan, sama saja mengubah lagi sistem pemilu yang telah berjalan secara demokratis.

“Kalau sekarang pembatasan kekuasaan ini kita utak-atik, atau kita telikung demi kepentingan satu atau dua kelompok, maka kita membuka kotak pandora yang berbahaya,” ujarnya.

Di samping itu Koordinator Relawan Golkar Jokowi (GoJo) Rizal Mallarangeng menyatakan pernyataan bersama ini bukan dilatari adanya motif politik. Jauh dari itu, ia berpendapat, gugatan yang diajukan demi jabatan periode presiden dan wakil presiden melenceng dari amanat konstitusi.

“Jadi kalau kita memang mau mencari kepastian jangan pada saat momen seperti ini. Kita tunggu setelah pemilu, itu kan selalu bisa. Kita mengimbau semua pihak menjaga ini,” ungkap Rizal. (yl)