Connect with us

Sumut

Polsek Lolowau Polres Nisel Sita 400 Liter Tuak Suling

Published

on

Polsek Lolowau Nisel Jaring 400 Liter Tuak Suling. (pilarbangsanews.com)

Geosiar.com, Nias Selatan – Ratusan liter minuman keras tuak suling dari berbagai kawasan di Wilayah Hukum Polsek Lolowau Kabupaten Nias Selatan kembali disita oleh petugas Kepolisian Sektor Lolowau Polres Nias Selatan Sumatera Utara. Sekitar 12 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 400 liter tersebut dijaring dalam operasi pekat yang digelar selama 4 hari.

Saat dikonfirmasi melalui seluler, Kapolsek Lolowau Iptu A. Yunus Siregar membenarkan pihaknya menyita minuman keras tuak suling sebanyak 400 liter.

“Selama 4 hari kita laksanakan Operasi Pekat sejak Jumat (20/07) hingga Senin (23/07/2014) kemarin. Hasilnya kita sita 12 jerigen minuman keras jenis tuak suling dengan volume sekitar 400 liter,” ucap Yunus.

Lanjut Yunus, pada hari Jumat, kita sita 2 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 70 liter saat melaksanakan razia di jalan umum Desa Lolowau Kecamatan Lolowau. Kemudian hari Sabtu kita sita lagi 2 jerigen dengan volume 70 liter saat razia di lokasi yang sama.

“Hari minggu kita kembali melaksanakan razia di jalan umum Desa Hilizaria Kecamatan Lolowau, dan menyita 2 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 50 liter. Terakhir 6 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 210 liter kita sita saat melaksanakan razia di jalan umum Desa Lolomoyo Kecamatan Lolowau Kabupaten Nias Selatan Senin kemarin,” jelas Yunus.

Saat ini seluruh barang bukti tuo nifaro tersebut telah disita dan diamankan di Polsek Lolowau. Sementara warga yang membawa minuman keras tersebut dipulangkan setelah sebelumnya dilakukan pendataan dan pembinaan.

“Kita akan terus menggelar Operasi Pekat dengan sasaran minuman keras di wilayah Hukum Polsek Lolowau, sesuai atensi dari Kapolres Nias Selatan untuk menegakkan Peraturan Bupati Nias Selatan Nomor : 04.20_33 Tahun 2017 tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Nias Selatan, sekaligus untuk mencegah timbulnya permasalahan dalam kehidupan masyarakat,” tegas Yunus. (yl)