Connect with us

Dunia

Lakukan #InMyFeelings Challenge, UEA Beri Sanksi Keras Warganya

Published

on

Geosiar.com, Abu Dhabi – Viralnya menari disamping mobil yang sedang melaju dengan pelan atau lebih dikenal dengan sebutan #InMyFeelings Challenge ini memberikan dampak negatif baik untuk si pengemudi ataupun orang-orang yang berada disekitarnya.

Larangan keras untuk melakukan tantangan sebuah tarian yang viral itu pun dikeluarkan langsung oleh Otoritas Uni Emriat Arab (UEA).

#InMyFeelings Challenge yang tengah populer ini hampir di seluruh penjuru dunia banyak melakukan tantangan ini yang kemudian diunggah ke media sosial.

Bermula Terinspirasi dari lagu berjudul In My Feelings yang dipopulerkan penyanyi dan rapper asal Kanada, Drake. Ide itu muncul dengan keluar dari dalam mobil yang sedang melaju pelan, membuka pintu dan menari di samping mobil yang masih bergerak. Kemudian video tarian direkam dari dalam mobil yang bergerak.

Pihak Otoritas UEA menganggap tantangan ini dapat memicu kecelakaan dan membahayakan orang lain sehingga kemudian dilarang untuk dilakukan di wilayah emirate.

Warga yang kedapatan melanggar larangan ini akan dijatuhi hukuman mulai dari denda sebesar 2.000 dirham UEA (sekitar Rp 7,8 juta), mendapat 23 poin hitam pada SUrat Izin Mengemudi, hingga kendaraan yang disita selama 60 hari.

“Undang-undang larangan ini memberi kewenangan kepolisian untuk menahan siapa pun pihak yang mengendarai kendaraan mereka dengan cara yang berbahaya bagi masyarakat,” kata pengacara Emirat, Yousuf al-Bahar kepada situs berita online.

Melansir dari Al Arabiya, warga yang masih nekat menirukan tantangan ini dapat dituntut menggunakan Undang-undang Federal nomor 12 tahun 1995. Selain itu, ditambah dengan undang-undang Federal Penal Code nomor 3 1987 tentang membahayakan hidup orang lain.

“Polisi dapat menahan dengan tuduhan menyebabkan cedera atau kematian pada pihak lain.”

“Atau mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan dan kehilangan kendali atas kendaraan,” kata Bahar.

Pakar lalu lintas di Abu Dhabi, mengatakan kepada surat kabar Emarat Al Youm, bahwa pengendara yang masih melakukan tantangan tersebut akan dapat dihukum dengan undang-undang lalu lintas UEA.

Dia turut menekankan, individu harus mematuhi peraturan keselamatan dalam berlalu lintas, serta tak lupa mengenakan sabuk pengaman dan menghindari keluar dari kendaraan saat masih melaju dengan alasan apa pun. (Ut)