Connect with us

Korupsi

5 Tersangka Kasus Suap APBD-P Pemkot Malang, Diperiksa KPK Hari Ini

Published

on

KPK Periksa Lima Tersangka Kasus Suap Anggota DPRD Kota Malang, Rahayu Sugiarti Fraksi Golkar

Geosiar.com, Jakarta – Mantan Ketua DPRD Kota Malang, Moch Arief Wicaksono dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono ditetapkan oleh pihak KPK sebagai tersangka awal dalam kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.

Mengikuti pengembangan dari tertangkapnya Mantan Ketua DPRD Kota Malang dan Kadis PUPPB, diketahui lima orang anggota DPRD terlibat dalam kasus yang sama.

Hal tersebut membuat Pihak KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima orang tersangka anggota DPRD yang diduga terlibat dalam kasus ini, Senin (23/7/2018).

Anggota DPRD yang diperiksa berasal dari 4 Fraksi, antara lain 2 berasal dari fraksi Golkar yaitu Rahayu Sugiarti dan Soekarno, 1, dari Fraksi PPP, Heri Pudji Utami, 1 dari Fraksi PKB, Abdul Rachman serta 1 orang dari partai Hanura, Yaqud Anandha Gudban.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai tersangka,” ujar Juru Bicara KPK Febri, Senin.

Fee yang diterima dua pimpinan dan 19 anggota DPRD Malang diduga berasal dari Wali Kota Malang Mochamad Anton dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan Pemkot Malang Jarot Edy Sulistiyono.

Arief diduga menerima suap Rp 700 juta dari Edy untuk pembahasan APBD Perubahan Kota Malang tersebut.

Hal tersebut berdasarkan bukti yang didapatkan penyidik dalam pengembangan perkara dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang TA 2015. Belasan anggota DPRD itu menjadi tersangka setelah KPK melakukan pengembangan perkara ini. (Ut)