Connect with us

Hukum

Serah Terima Pengelolaan Siber Nasional, Sesmenko : Kembangkan Kebijakan Keamanan Siber Nasional

Published

on

Serah Terima Pengelolaan Keamanan Siber Nasional

Geosiar.com, Jakarta – Sesmenko Polhukam Yoedhi Swastono membuka kegiatan Penandatanganan Serah Terima Pengelolaan Keamanan Siber Nasional dari Desk Cyber Space Nasional ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang dilakukan oleh Kemenko Polhukam

Ia mengatakan bahwa pesatnya perkembangan teknoogi informasi dan komunikasi (TIK) telah menjadikan perubahan ancaman keamanan yang sebelumnya bersifat linier menjadi non-linier.

Perubahan sifat tersebut ditandai dengan semakin cepat, instan dan real time nya informasi yg tersebar melalui TIK tersebut. Oleh karena itu, dikatakan bahwa kita harus mewaspadai setiap dampak buruknya.

“Maraknya pemanfaatan dunia siber, tidak hanya pada faktor ekonomi, tetapi juga dipergunakan untuk kepentingan politik dengan tujuan menyebarluaskan pemikiran ideologi radikal.” Ujar Sesmenko Polhukam

Untuk menanggulangi ancaman di dunia siber yang bersifat multidimensional diperlukan langkah komprehensif yangg melibatkan seluruh stakeholder, seperti pemerintah, akademisi, industri, media, dan masyarakat.

Untuk itu diharapkan dengan sudah terbentuknya BSSN ini secara kelembagaan maka penanganan masalah siber di Indonesia dapat tertangani secara lebih terkoordinasi, cepat, tuntas, dan menjadikan BSSN sebagai point of contact keamanan siber di Indonesia.

“Kepentingan dan urgensi pembentukan BSSN merupakan kebutuhan mendesak bagi kepentingan nasional dan internasional dalam kerangka melindungi keamanan siber secara menyeluruh termasuk bagi pertumbuhan ekonomi digital dan mendukung industry 4.0.” jelasnya.

Sesmenko Polhukam berharap agar BSSN dapat mengembangkan kebijakan keamanan siber nasional serta menyiapkan organisasi yang solid dengan kemampuan identifikasi, deteksi dan proteksi ancaman/serangan siberSestama BSSN Syahrul Mubarak mengatakan bhw BSSN telah menyiapkan strategi keamanan siber nasional, salah satunya adalah dengan membentuk National Cyber Security Operation Center, dan security center tersebtu harus sdh ada di setiap sektor dengan BSSN sbg sektor di layer terakhir.

“Ini sekarang sedang digodok karena begitu banyak masukan-masukan yang semuanya bermanfaat. Kita akan membuat nantinya strategi yang mampu mengatasi permasalah-permasalah keamanan siber.” Kata Sestama BSSN. (Ut)