Connect with us

Kriminal

PNS Kaltim Tewas Setelah Empat Kali Dihantam Palu

Published

on

PNS Disnakertrans tewas dihantam palu. (merdeka.com)

Geosiar.com, Samarinda – PNS Disnakertrans Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Riharza (38), tewas sore tadi, di kawasan Jalan Pelita. Dari keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, korban tewas setelah empat kali dihantam palu oleh pelaku Sarifuddin (52).

“Pelaku ini, memang mengancam pengguna jalan pakai palu. Mirip orang gila,” kata Suardi (41), warga di sekitar lokasi kejadian kepada wartawan, Senin (16/7/2018) sore.

Pelaku mengadang korban yang sedang membawa motor. Dia langsung menghantamkan palu yang dibawa ke kepala korban.

“Kepala korban dihantam palu pelaku. Helm korban pecah. Ada 4 kali kepala korban dihantam palu,” jelas Suardi.

Korban terkapar. Beruntung, ada polisi yang melintas di lokasi, dan berhasil melumpuhkan pelaku dengan tembakan di kaki. Pelaku nyaris jadi amukan warga yang emosi.

“Beruntung ada pak polisi tadi. Itu tadi kami sudah marah sekali Pak,” sebut Suardi.

Di samping, di kamar jenazah RSUD AW Syachranie Samarinda, tangis 2 putra dan putri korban pecah, begitu melihat dan bertemu Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto. Vendra memeluk kedua putra dan putri korban Muhammad Riharza. “Sabar ya,” ujar Vendra.

Istri dari korban sendiri, sedang berada di Makassar. Namun sayang, sang istri kehabisan tiket penerbangan, sehingga urung tiba di Samarinda sore tadi. “Istri korban ini lagi di Makassar, lagi pendidikan,” kata rekan kantor korban, Dwi Hary (43).

Proses visum terhadap jasad korban Muhammad Riharza sendiri, rampung sekira pukul 16.45 WITA tadi. Jenazahnya, sementara kini berada di ruang pendingin jenazah. Puluhan pegawai Disnakertrans, berada di kamar jenazah.

Sementara, pelaku Sarifuddin (52), berada di ruang gawat darurat rumah sakit dengan penjagaan belasan polisi, setelah menderita 2 luka tembak di kakinya. “Yang jelas, barang bukti palu dan korban sendiri sudah kita amankan,” timpal Vendra.

Diketahui, Muhammad Riharza tewas usai dihantam palu pria tidak dikenal, sore tadi sekira pukul 15.30 WITA, di simpang tiga Jalan Pelita-Jalan Kemakmuran, tidak jauh dari kantornya Disnakertrans Kaltim di Jalan Kemakmuran. Lantaran juga mengancam palu petugas, pelaku Sarifuddin yang kesehariannya buruh bangunan itu, dilumpuhkan dengan 2 tembakan di kaki.