Connect with us

Pilpres 2019

Dua Menteri Fraksi PDIP Dipilih Maju Caleg Pilpers 2019

Published

on

Puan Maharani dan Yasonna Laoly Maju Caleg DPR dari PDIP

Jakarta, Geosiar.com – Menjelang Pilpres 2019, berbagai Partai Politik sudah mulai menyiapkan kandidatnya untuk maju sebagai calon legislatif. Hal yang sama terjadi pada partai di bawah naungan Megawati ini, PDIP.

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pereira menyatakan ada dua menteri dalam kabinet Joko Widodo yang maju sebagai bakal calon anggota DPR dari partainya. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Diketahui, Puan dan Yasonna sempat menjadi anggota fraksi PDI Perjuangan di parlemen sebelum ditunjuk Jokowi menjadi menteri.

“Yang dari eksekutif itu ada Ibu Puan, ada Pak [Yasonna] Laoly yang jadi caleg,” kata Andreas di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (17/7).

Andreas menegaskan hanya dua menteri saja yang didaftarkan parpolnya ke KPU sebagai calon anggota DPR. Puan dan Yasonna mendapat mandat langsung dari PDIP.

“Ya diminta oleh parpol, untuk mohon izin sama presiden untuk jadi caleg,” ucap Andreas.

Andreas menepis kabar Sekretaris Kabinet Pramono Anung didaftarkan PDIP sebagai caleg DPR. Menurut Andreas, Jokowi ingin Pramono tetap fokus menjalani jabatannya.

Pramono Anung sempat menjabat sebagai Wakil Ketua DPR fraksi PDIP di periode sebelumnya. Dia kemudian dipercaya Jokowi menjabat sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto pada 2015 lalu.

“Nah ini kan mereka bantu Pak Presiden sehingga Pak Presiden bilang perlu harus tetap standby di eksekutif ya ada juga. Misal, Mas Pramono Anung enggak nyaleg,” ucap Andreas.

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga menyatakan harapannya pada para kader yang kini menjabat sebagai menteri kabinet kerja pemerintahan Joko Widodo untuk ikut dalam pemilihan calon legislatif 2019. Dia menganggap Puan punya kontribusi menyumbang banyak suara di daerah pemilihannya.

“Kami berharap begitu karena suara beliau (Puan) besar sekali di dapil Solo. Kalau nggak salah hampir 400 ribu,” ujar Eriko di Gedung DPR RI.

Menurut Eriko, persoalan kampanye jika Puan maju sebagai caleg tak perlu dipermasalahkan.Urusan kampanye dinilai tak akan mengganggu putri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri itu sebagai menteri karena diperbolehkan mengambil cuti.

“Memang sewajarnya kalau menteri itu berkampanye, kan tidak masalah, tidak menganggu aktivitas asalkan beliau cuti. Tidak harus mundur karena aturannya seperti itu,” kata dia.

Eriko menggarisbawahi bahwa PDIP sangat menginginkan para menteri dari partainya untuk maju agar suara rakyat untuk para menteri ini tidak beralih. Namun, dia berharap para menteri tetap fokus pada pekerjaan yang mereka jalani saat ini.

“Kita pada para menteri kita untuk tidak sampai pekerjaannya sendiri menjadi terganggu karena itu pekerjaan utama, beliau kan membantu Pak Presiden Jokowi. Mereka adalah anggota kabinet dan harus menjadikan itu sebagai prioritas utama,” tuturnya. (Ut)