Connect with us

Olahraga

Sepak Terjang Indonesia di Piala Dunia 1938

Published

on

Timnas Indonesia (Hindia Belanda) Tampil Di Piala Dunia 1938. (Photo courtesy AFC)

Geosiar.com, Olahraga – Pada Piala Dunia 1938, Hindia Belanda (Indonesia) lolos tanpa melewati satu pun pertandingan kualifikasi, melainkan karena pengunduran diri Jepang menyusul pecahnya perang China di tahun 1930-an.

Tim Hindia Belanda yang berangkat ke Piala Dunia 1938 Perancis diisi oleh campuran pemain berdarah Belanda dan juga pribumi. Pelatih Johannes Van Mastenbroek memimpin 17 pemain yang berasal dari klub-klub di bawah dua federasi yang berbeda, Nedelandsche Indische Voetbal Union (NIVU) dan Perserikatan Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI).

NIVU sebagai federasi yang mempersiapkan keikutsertaan Hindia Belanda di Piala Dunia 1938 memilih untuk bekerjasama dengan PSSI untuk menyeleksi pemain yang akan mengisi skuat.

Melewati perjalanan panjang berminggu-minggu, perjalanan menuju Perancis tersebut menjadi perjalanan jauh pertama yang dilakukan tim nasional Hindia Belanda dalam pertandingan internasional.

Rombongan mengunjungi Belanda untuk menggelar beberapa pertandingan uji coba sebelum menuju Perancis. Selama di Belanda, mereka menginap di Hotel Duinoord di kota Wassenaar. Klub Den Haag dan Harlem disebut menjadi lawan uji coba skuat Hindia Belanda. Pada awal Juni 1938, rombongan berangkat menuju Perancis dalam rangka persiapan melawan Hungaria di Piala Dunia 1938.

Hindia Belanda melakoni partai perdananya di Piala Dunia pada Minggu, 6 Juni 1938. Bertempat di stadion Velodrome Municipale di kota Reims. Stadion bersejarah tersebut kini dikenal sebagai Stadion Auguste-Dalaune.

Tapi Hindia Belanda memang kalah kelas. Gol Kohut pada menit ke-13, disusul gol Toldi dua menit kemudian, dan gol Sarosi tak berselang lama, menamatkan perlawanan mereka. Wartawan Leidsche Courant menulis, setelah gawang Tan Mo Heng dijebol Sarosi, semangat bertarung tim Hindia Belanda tampak melorot. Hungaria mengontrol penuh permainan. Saat wasit Conrie kembali meniup peluit panjang tanda 90 menit pertandingan usai, Hungaria unggul 6-0 atas Hindia Belanda.

Kegagalan Hindia Belanda tersebut menjadi berita utama media Sumatra Post. Mereka mengutip laporan radio Han Hollander yang memberitakan bahwa Hindia Belanda memang kalah dari segi permainan dari Hungaria.

Dengan kekalahan tersebut, tim Hindia-Belanda harus langsung angkat koper dari ajang Piala Dunia. Meskipun begitu, perjuangan dari mereka mendapat apresiasi dari banyak kalangan. (yl)