Connect with us

Nasional

Menyedihkan! Tempat Tinggal Jauh dari Kata ‘Layak’, Minta Bantuan Kades, Kakak Zohri Diabaikan

Published

on

Tinggal di Rumah Reyot, Kakak Zohri Pernah Minta Bantuan Kepala Desa,

Geosiar.com, Jakarta – Pemuda 18 Tahun Asal Lombok, NTB, Lalu Muhammad Zohri, mengukir kisah suksesnya dengan menjadi juara dunia di Kejuaraan Dunia Atletik Lari 10 Meter pada IAAF U-20 di Tampere, Finlandia

Zohri adalah pemuda yang lahir dari keluarga yang jauh dari ‘layak’. Dia menjadi yatim piatu setelah ibunya, Saeriah, meninggal saat Zohri masih SD. Kemudian, sang ayah, Lalu Ahmad Yani, meninggal pada 2017 lalu.

Kondisi hidup kakak beradik ini memprihatinkan. Mereka tinggal di rumah reyot, peninggalan orangtua mereka.

Meski kondisi rumah yang terletak di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Zohri selalu tinggal di rumah itu saat pulang ke kampung halaman.

“Iya, sampai sekarang kondisi rumah masih sama,” kata kakak Zohri, Fazilah (Kamis 12 JJuli 2018)

Sebenarnya, kata Fazilah, mereka pernah mengajukan bantuan ke kepala desa, tapi tak pernah ada balasan.

“Kami sudah pernah mengajukan bantuan ke Kepala Desa dulu. Tapi, nama kami tidak pernah keluar,” ucap Fazilah.

Karena itu, Zohri bercita-cita ingin membangun rumah untuk keluarganya jika telah sukses.

“Dia akan memperbaiki rumah orangtua setelah benar-benar sukses,” ucap Fazilah mengungkapkan cita-cita adiknya.

Fazilah juga mengatakan, Zohri berencana membeli tanah di luar kampungnya jika sudah mampu. (Ut)