Connect with us

Sumut

Reses II 2018 Daniel Pinem, Warga Medan Polonia Keluhkan Ifrastruktur dan Narkoba

Published

on

Medan, Geosiar.com – Warga Kelurahan Polonia, Kec Medan Polonia keluhkan buruknya infrastruktur dan maraknya peredaran narkoba. Warga minta anggota DPRD Medan serius memfasilitasi perbaikan oleh Pemko Medan.

“Kami berharap ada respon dari Pemko. Bapak anggota dewan dapat menindaklanjuti keluhan kami,” ujar Ramlan Tarigan saat mengikuti reses II 2018 anggota DPRD Medan Drs Daniel Pinem di Karya Pembangunan Kel Polonia Kec Medan Polonia, Kamis (12/7/2018). Hadir saat reses Camat Medan Polonia Agam, Lurah, mewakili Dinas Kesehatan Medan Kasubbag program info humas Dinkes Dona, Dinas PU dan ratusan konstituen.

Disampaikan Ramlan Tarigan, adapun infrastruktur yang rusak yakni jalan rusak menuju titi penyeberangan di Jl Panegara Gg Karya Utama. Begitu juga titi Dipanegara yang berlobang mengancam keselamatan pengguna jalan. Warga berharap segera ada perbaikan.

Selain itu, Ramlan juga menuturkan maraknya peredaran narkoba. Seiring dengan itu pula tindak kejahatan pencurian terus meningkat. Untuk itu, Ramlan berharap ada respon positif dari instansi terkait.

Keluhan yang sama juga dicetuskan Tarigan terkait kondisi sampah yang berserakan disekitar Jl Karya Sehati di Kel Polonia. Begitu juga parit yang tumpat tidak berfungsi karena dipadati sampah dan lumpur disepanjang Jl Karya Pembangunan dan Karya Sehati. Sehingga lingkungan pemukiman bahkan rumah warga kerap kebanjiran.

Pada kesempatan yang sama, Camat Medan Polonia, Agha Noprian, berharap keluhan warga dapat difasilitasi DPRD Medan. Begitu juga kepada warga diharapkan masukan kritikannya.

Sementara itu anggota DPRD Medan Drs Daniel Pinem (PDI P) minta Pemko Medan respon menyikapi keluhan warga terkait buruknya infrastruktur dan masalah narkoba. Daniel berharap Lurah dan kepling segera mengaktifkan pos Siskamling. Melalui pendirian pos Siskamling diharapkan dapat meminimalisir tindak kejahatan.

Sama halnya masalah keluhan warga soal maraknya narkoba, Daniel mendesak Pemko Medan supaya segera berkordinasi dengan pihak kepolisian upaya pemberantasan. “Pemko Medan harus menyahuti keluhan warganya dan segera menyikapi demi kenyamanan warga,” terang Daniel. (lamru)