Connect with us

Kesehatan

20 Persen Wanita Hamil tak Mengalami ‘Morning Sickness

Published

on

Ilustrasi Morning Sickness

Geosiar.com, Kesehatan – Gejala mual dan muntah atau dikenal dengan morning sickness di awal kehamilan adalah hal yang wajar. Tak sedikit dari mereka bahkan tak mampu menjalankan aktivitas harian karena kondisi yang disebut emesis gravidarum itu.

Tapi tidak sedikit dari mereka yang mengalami gejala demikian.Dokter Spesialis Kandungan Dinda Derdameisya mengungkap meskipun hampir setiap wanita akan mengalami morning sickness di trimester pertama kehamilan, faktanya 20 persen dari ibu hamil justru tak mengalami gejala tersebut.

“Hanya 20 persen yang tidak mengalami mual, sisanya biasanya akan mengalami morning sickness meskipun enggak sampai muntah,” ujarnya, Minggu,9 Juli 2018.

Ia mengatakan penyebab utama wanita hamil mengalami mual muntah di trimester pertama adalah karena adanya hormon human chorionic gonadotropin (HCG). Hormon ini biasanya yang mengindikasikan seseorang dinyatakan hamil setelah melakukan tes urine.

Selain HCG, hormon lain yang memicu wanita hamil mengalami morning sickness adalah adanya perubahan hormon progesteron dan estrogen di dalam tubuh.

“Hormon progesteron dan estrogen memengaruhi pergerakan ususnya dan biasanya enggak sebaik sewaktu sebelum hamil sehingga sering terjadi konstipasi di awal,” ujarnya.

Meski pasti dialami oleh sebagian besar wanita hamil, ia mengatakan morning sickness akan berakhir saat usia kehamilan sudah 12 minggu atau berakhirnya trimester pertama.

Selama periode itu, wanita hamil harus memastikan nutrisi yang dikonsumsi dari makanan baik. Ini untuk menekan asupan nutrisi  yang terganggu saat makanan lebih banyak keluar melalui muntah ketimbang yang masuk.

“Pola makannya enggak perlu banyak dalam satu waktu tapi jedanya lama. Makan porsi sedikit dengan sering. Makanannya pun harus diperhatikan jangan yang memicu asam lambung, pedas, minyak dan usahakan makanan bergizi dan enggak bikin mual,” tutupnya. (Ut)