Connect with us

Teknologi

Sepelekan Penggunaan Mobil Transmisi Otomatis, Ini Yang Terjadi Dengan Mobil Anda!

Published

on

Tuas Parsneling Mobil Matik

Geosiar.com, Otomotif – Jangan sepelekan penggunaan mobil dengan transmisi otomatis. Penggunaan tuas parsneling jika tidak pada tempatnya akan menyebabkan masalah baru yang timbul dalam kendaraan anda.

Bila dalam transmisi manual pengguna harus direpotkan dengan menginjak kopling saat perpindahan persneling, tidak demikian dengan transmisi matik.

Kendati demikian, bukan berarti pengguna matik bisa “bermalas-malasan” untuk hal lain, salah satunya dalam penggunaan tuas persneling. Cukup sering ditemui pengguna matik yang terus-menerus menggunakan transmisi D (Drive) saat berkendara.

Mereka bahkan sama sekali tidak memindahkan ke level transmisi lain. Padahal, cara seperti ini dinilai salah kaprah.

Bengkel R Speed, Heron, menilai terus-menerus menggunakan transmisi D bisa menyebabkan gearbox terus menerus bekerja. Dampaknya bisa menyebabkan selip kopling.

Ia  menyarankan agar pengguna matik untuk tidak malas memindahkan tuas ke posisi lainnya, seperti N (Netral) saat kondisi jalan macet atau sedang berhenti sebentar.

“Harus pintar-pintar pindah gigi. Misal pindah 2 atau 3. Atau kalau lagi nanjak pindah ke Low. Jangan di D terus. Bukan berarti mentang-mentang matik, terus tidak dipindah tuasnya,” kata Heron, Selasa (2/1/2018).

Hal yang sama berlaku saat terjebak macet. Heron menyarankan agar pengguna matik tidak malas untuk memindahkan tuas ke posisi netral.

“Jangan terus di D kalau berhenti lama. Kalau terus di D berarti gearbox-nya kerja, kan. Otomatis kalau direm bisa selip koplingnya,” ucap Heron. (Ut)