Connect with us

Kesehatan

Golongan Darah Beda, Jenis Penyakit Juga Beda

Published

on

Beda Golongan Darah, Beda Risiko Penyakit

Geosiar.com, Kesehatan – Menurut Para Ahli dengan berbagai riset ilmiah, golongan darah mampu membaca besaran risiko terhadap beberapa penyakit atau gangguan kesehatan.

Inilah beberapa fakta dari golongan darah Anda.

  1. Risiko mencandu alkohol

Ilustrasi Kecanduan Alkohol

Beberapa studi yang diadakan pada dekade tahun 190-1980an menemukan, bahwa orang dengan golongan darah A lebih menyukai alkohol dibanding dengan orang tipe golongan darah lain. Studi-studi ini menunjukkan antigen tipe A dapat mengubah reaksi sistem kekebalan tubuh Anda terhaadap alkohol dengan cara yang mempengaruhi reeaksi racun di dalam alkohol. Selain itu, faktor genetik juga menentukan kecenderungan seseorang menjadi alkoholik sebesar 50 persen, demikian menurut National Institutes of Health.

  1. Kecenderungan obsesif kompulsif

Kecenderungan obsesif kompulsif

Orang dengan golongan darah A lebih mungkin menderita gangguan obsesif-kompulsif, kata sebuah penelitian yang dimuat di dalam jurnal Neuropsychobiology. Selain itu, penelitian terbaru di Jepang juga menunjukkan, bahwa orang dengan golongan darah A memiliki sifat lebih tekun dan keras kepala dalam mengerjakan sesuatu. Ini jika dibandingkan dengan orang-orang dengan golongan darah lain.

  1. Daya pikat terhadap nyamuk

Ilustrasi Daya pikat terhadap nyamuk

Orang dengan golongan darah O  dua kali lebih mungkin untuk menarik spesies nyamuk tertentu, dibandingkan orang dengan orang  golongan darah lain, begitu menurut temuan  sebuah studi dari Jepang Institut Pest Control Technology. Tapi untungnya, risiko Anda terkena penyakit malaria yang mematikan lebih kecil. Itu karena protein malaria tidak bisa ‘melekat’ pada sel darah O seperti pada sel darah jenis lain.

  1. Bakteri di usus Anda

Ilustrasi Bakteri di usus

Beberapa tahun yang lalu, para peneliti Eropa menemukan spesies bakteri di usus manusia yang cenderung memecah diri menjadi tiga kategori yang berbeda. Para peneliti berhipotesis-tapi belum membuktikan-bahwa ini mungkin didasarkan pada golongan darah seseorang.

Sementara itu, tim peneliti lain dari Finlandia menemukan korelasi antara golongan darah dan strain tertentu bakteri usus. Implikasi dari hal ini cukup besar; jika dokter bisa memprediksi jenis strain bakteri yang menghuni usus berdasarkan golongan darah Anda, dia akan bisa merencanakan pola diet dan rekomendasi pengobatan untuk masalah pencernaan yang lebih akurat.

Para peneliti di di Finlandia mengatakan, memang  penelitian mereka masih memerlukan penelitian lanjutan yang lebih mendalam. Tapi penemuan awal ini bisa menjadi petunjuk bahwa golongan darah berperan cukup signifikan terhadap kesehatan seseorang.

  1. Daya tahan terhadap stres

Ilustrasi Daya tahan terhadap stres

Telah banyak penelitian yang menghubungkan naiknya level hormon stres kortisol dalam jangka panjang dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Stres dapat mengganggu kerja jantung, kecenderungan depresi dan penuaan dini.  Penelitian yang dilakukan oleh US Department of Veterans Affairs menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah O lebih rentan terhadap kenaikan kadar kortisol dibanding golongan darah A, B, dan AB. (Ut)