Connect with us

Nasional

447 Kasus Perceraian Dikarenakan Media Sosial

Published

on

Ilustrasi Perceraian Karena Media Sosial

Geosiar.com, Bengkulu – Panitera Pengadilan Agama Manna, Sairu, menyebut 80 persen perselisihan dan pertengkaran berujung cerai disebabkan penggunaan media sosial yang kurang bijak.

Di tahun 2018, Pengadilan Agama Manna, Bengkulu Selatan mencatat jumlah perceraian  sudah mencapai 447 kasus.

Jumlah perceraian di periode yang sama pada 2017 mencapai 775 kasus.

“Berdasarkan kasus yang kami tangani, kemajuan teknologi menyebabkan perkara perceraian dalam hubungan rumah tangga,” kata Sairu, Sabtu, 7 Juli 2018.

Suami-istri aktif memakai media sosial dan melupakan tugas dan kewajiban. Penggunaan media sosial yang tidak bijak ini biasanya menyebabkan pertengkaran dan perselisihan.

Ketika salah satu pasangan menggunakan media sosial secara berlebihan, rentan terjadi salah paham.

“Status dan komentar romantis, serta komunikasi sembunyi-sembunyi memicu kecemburuan dan pertengkaran yang akhirnya berujung cerai,” kata dia. (Ut)