Connect with us

Daerah

Ditangkap KPK, Gubernur Aceh Punya Harta Rp 14,83 Miliar

Published

on

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Geosiar.com, Banda Aceh – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf diciduk Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (3/7/2018).

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Irwandi, Rabu (4/7/2018), total harta Irwandi per 19 September 2016 sebesar Rp 14,83 miliar.

Jumlah tersebut merupakan keseluruhan dari harta Irwandi yang terdiri dari harta bergerak dan harta tidak bergerak. Irwandi tercatat memiliki 8 harta bergerak senilai Rp 2,05 miliar.

Dalam rincian harta bergerak Irwandi, tercantum kepemilikan pesawat merek Shark AERO senilai Rp 500 juta. Irwandi memang gemar menerbangkan pesawat. Dia bahkan merawat sendiri pesawat pribadinya. Irwandi juga tercatat memiliki Toyota Vanguard senilai Rp 445 juta. Mobil Jeep Wrangler senilai Rp 675 juta. Mobil merek Honda Jazz senilai Rp 168 juta. Mobil Land Rover senilai Rp 555 juta.

Adapun harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang dimiliki Irwandi senilai Rp 3,72 miliar. Selain itu, gubernur usungan PKB tersebut memiliki harta berupa giro dan setara kas senilai Rp 9,04 miliar.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan di Aceh, Selasa (3/7/2018). Dalam operasi itu menangkap dua kepala daerah, yaitu Bupati Bener Meriah Ahmadi dan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

“Sore hingga malam ini, KPK melakukan kegiatan penindakan di Aceh dan mengamankan 10 orang, yang terdiri dari 2 kepala daerah dan sejumlah pihak non PNS,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dihubungi, Selasa malam (3/7/2018).

Agus menyatakan, diduga sebelumnya telah terjadi transaksi yang melibatkan penyelenggara negara di tingkat Provinsi dan salah satu Kabupaten di Aceh.

Selain mengamankan 10 orang tersebut, penyidik KPK juga menyita sejumlah uang senilai ratusan juta rupiah. Uang itu diduga merupakan bagian dari realisasi komitmen fee sebelumnya. (yl)