Connect with us

Nasional

Penuhi Kebutuhan Dunia Usaha, Pemprov DKI Akan Bangun 42 SMK Baru

Published

on

Ilustrasi SMK.

Geosiar.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun 42 SMK baru di Jakarta untuk memenuhi kebutuhan dunia usaha. Rencana ini telah masuk dalam rencana pembangunan jangka nenengah nasional (RPJN) tahun 2019-2022 Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“Kami berencana meningkatkan porsi siswa SMK dari 22 persen menjadi 25 persen di Jakarta. Dan itu artinya dalam periode 2022 ada pembangunan 42 SMK baru dan juga penambahan kapasitas kelasnya,” kata Gubernur DKI Anies Baswedan di acara Pencanangan Implementasi Revitalisasi SMK di SMK Negeri 26 Jakarta, Sabtu (30/6/2018).

Anies menyatkan kurikulum 42 sekolah baru tersebut akan diselaraskan dengan perkembangan dan kebutuhan dunia usaha.

“Tapi saya ingatkan, karena kita ingin mengadopsi double track maka lonjakannya akan jauh lebih tinggi lagi. Nah kini kami akan bekerja sama dengan dunia usaha, maka formatnya akan sangat ditentukan dengan kebutuhan dengan dunia usaha,” jelasnya.

Pembangunan SMK tersebut juga merupakanimplementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) No 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Anies menerangkan Pemprov DKI akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terkait pembangunan 42 SMK tersebut.

“Kemudian tidak kalah penting kita akan membentuk BUMD khusus kebutuhan SMK ini. Jadi harapannya keuangan-keuangannya jauh lebih efisien dan efektif dibandingkan seperti sekarang ini,” ungkap Anies.

“Harapannya nanti semua SMK di Jakarta nanti paling tidak mayoritas menjadi pilot, menjadi percontohan. Mudah-mudahan tahun depan lah,” lanjutnya.