Connect with us

Politik

Warga Medan Helvetia Keluhkan Infrastruktur dan Pelayanan Kesehatan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Masyarakat Medan Helvetia masih mengeluhkan buruknya pembangunan infrastruktur dan pelayanan kesehatan yang belum merata. Warga berharap Pemko Medan segera membenahi dan mengevaluasi penerima bantuan kesehatan.

Harapan itu disampaikan warga saat mengikuti acara reses II 2018 anggota DPRD Medan Abd Rani SH (Fraksi PPP) di Jl Imam Gg Bilal, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (11/6/2018). Reses tersebut dihadiri ratusan masyarakat dan konstituen.

Disampaikan warga, kondisi Jalan Imam Gang Bilal rusak dan selalu berlumpur. Untuk itu, warga berharap dilakukan perbaikan ataupun pengecoran. Bukan itu saja, di Kelurahan Tanjung Gusta banyak jalan berlobang dan belum diaspal. Sehingga aktifitas masyarakat sangat terganggu.

Yang paling parah seperti di Jl Cempaka Kel Tanjung Gusta Kec Medan Helvetia persis di samping Mesjid Al- Hasanah. Jalan sepanjang 300 m selalu becek dan sudah berlangsung lama tidak mendapat perhatian dari Pemko Medan.

Sama halnya masalah bantuan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu yang tidak merata. Masih banyak warga miskin yang tidak mendapat bantuan sementara yang ekonomi mapan justru menikmati. Warga berharap supaya data penerima bantuan ditinjau ulang.

Selain itu, warga juga mengeluhkan tidak adanya ketersediaan tong sampah. Sehingga sampah berserakan di lingkungan. Warga berharap anggota DPRD Medan dapat memfasilitasi ke Pemko Medan pengadaan sarana dan prasarana sampah.

Juga terkait pelayanan kebersihan lingkungan, warga minta supaya Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan melakukan pengangkutan sampah secara rutin dan tepat waktu sesuai jadwal. Dengan demikian, sampah tidak sempat membusuk.

Menyikapi keluhan warga, anggota DPRD Medan Abd Rani mendesak Pemko Medan melalui Dinas PU Kota Medan supaya memperbaiki seluruh badan jalan dan drainase yang rusak di Kelurahan Tanjung Gusta. Sama halnya dengan Dinas Kebersihan supaya merespon keluhan warga soal pembenahan kebersihan.

Ditambahkan Abd Rani, seluruh keluhan warga sudah ditampung dan selanjutnya akan disampaikan ke Pemko Medan. “Seluruh aspirasi akan disampaikan secara resmi ke Pemko Medan melalui rapat paripurna DPRD Medan,” ujar Abd Rani. (lamru).