Connect with us

Nasional

Sidang Vonis Aman Abdurrahman Dijaga 378 Polisi

Published

on

Aman Abdurrahman

Geosiar.com, Jakarta – Sidang vonis terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman dijaga sebanyak 378 polisi. Tim penembak jitu (sniper) juga disiagakan.

“Untuk pengamanan sidang Aman Abdurrahamn kita akan melibatkan 378 personel. Pengamanan masih sama seperti kemarin, ring I sampai ring IV kita bagi,” ujar Kapolres Jaksel Kombes Indra Jafar kepada wartawan di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2018).

Pengamanan akan dilaksanakan secara berlapis dengan menyeleksi orang-orang yang masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dipastikan tidak ada penutupan di depan PN Jaksel, Jl Ampera Raya saat sidang vonis Aman Abdurrahman berlangsung.

“Sniper kita tempatkan di titik-titik tertentu untuk melakukan pengamatan. Kalau ada sesuatu yang mencurigakan kita akan melakukan tindakan tegas, kata Indra.

Aman Abdurrahman dijatuhi jaksa hukuman mati karena diyakini menjadi penggerak sejumlah teror di Indonesia. Aksi teror, dikatakan jaksa, dilakukan setelah Aman menginisiasi terbentuknya Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Teror-teror yang disebut jaksa dipengaruhi Aman di antaranya aksi teror bom di gereja Samarinda pada 13 November 2016, bom Thamrin pada Januari 2016, bom Kampung Melayu pada 24 Mei 2017, serta penusukan polisi di Medan dan penembakan polisi di Bima pada 2017.