Connect with us

Nasional

KPK Ultimatum Pejabat Agar Segera Lapor Gratifikasi Lebaran

Published

on

Saut Situmorang

Geosiar.com, Jakarta – Saut Situmorang selaku Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), meminta supaya penyelenggara negara yang menerima atau mendapatkan gratifikasi saat Lebaran Idul Fitri, segera melapor.

Pendapat Saut, para penyelenggara negara wajib lapor dalam kurun waktu 30 hari masa kerja. Bila dalam kurun waktu tersebut, penerima gratifikasi tidak melapor ke KPK, maka ada sanksi yang akan didapatnya.

“Sebagai pertanggungjawaban publik, maka semua bentuk gratifikasi sebaiknya dilaporkan paling lama 30 hari setelah diterima. Setelah itu akan ditolak oleh KPK dan menjadi urusan pribadi dengan instansi pelapor,” kata Saut kepada wartawan, Rabu, (20/6/2018).

Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor bahwa penerimaan gratifikasi oleh Pegawai Negeri yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya adalah dilarang, dan memiliki risiko sanksi pidana.

Jika pegawai negeri atau penyelenggara negara dalam keadaan tertentu terpaksa menerima gratifikasi, maka wajib lapor kepada KPK dalam waktu 30 hari masa kerja sejak tanggal penerimaan gratifikasi.

“Karena memang sesuai UU, maka KPK tidak mengurus gratifikasi yang diterima setelah 30 hari baru kemudian dilaporkan. Hal ini Agar menjadi perhatian semua pejabat publik atau penyelenggara negara,” kata Saut.

Bentuk gratifikasi, tegas Daud yang seharusnya tak boleh diterima dan wajib dilaporkan ke KPK yakni berupa parcel, uang, maupun fasilitas, dan bentuk lainnya dari rekan atau pengusaha yang berhubungan dengan jabatan atau berlawanan dengan tugasnya.

Saat ditanya apakah sudah memonitor penyelenggara negara, Saut mengatakan belum mengetahui apakah sudah ada penyelenggara negara yang laporkan gratifikasi Lebaran kepada institusinya.

“Saya harus cek dulu apakah sudah ada yang lapor, sebab siapa tahu sudah ada yang ke KPK dalam waktu beberapa hari belakangan ini,” ungkap Saut.