Connect with us

Sumut

5 Fakta Insiden Tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di Danau Toba

Published

on

Ilustrasi Kapal Tenggelam (batam.tribunnews.com)

Geosiar.com, Danau Toba – Kapal Motor Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Simanindo, Senin (28/6/2018) sore tadi.

Kapal kayu yang berlayar dari pelabuhan Simanindo.menuju Tigaras terombang-ambing lalu terbalik setelah 45 menit perjalananan.

Berikut 5 fakta tenggelamnya Kapal.KM Sinar bangun dilansir dari TribunMedan.com:

1. kronologi

Kapal kayu KM Sinar Bangun ini berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun).
Kapal berpenumpang ini terbalik di Danau Toba sekitar pukul sekitar pukul 17.30 WIB.

Cuaca buruk di Danau Toba dan angin kencang diduga kuat membuat kapal ini terombang-ambing lalu terbalik setelah 45 menit bertolak dari pelabuhan.

2. Penyebab

Penyebab tenggelamnya kapal ini diduga akibat kapal mengalami putus kemudi sehingga kapal terbalik dan tenggelam.

Kanit Satpol Air Markas Danau Toba, Ipda Alfonso Pasaribu mengungkapkan setelah 45 menit lepas landas dari pelabuhan, kapal mengalami putus kemudi.

Selain itu, Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Samosir, Maher Tamba, juga membenarkan kabar tersebut.

“Benar ada kapal kayu terbalik dari Pelabuhan Simanindo menuju Tigaras. Kapal terbalik akibat tali kemudi putus,” kata Mahler, Senin (18/6/3018).

3. Membawa 70 Penumpang

Kapal Motor Sinar Bangun ini membawa penumpang sekitar 70 orang. Hal tersebut disampaikan oleh Kasubbid Penmas Humas Polda AKBP MP Nainggolan.

“Saat ini Kasat Polair Samosir sedang menuju TKP dan Kanit Markas Danau Toba sudah koordinasi dengan Basarnas,” kata MP Nainggolan.

4. Lima Orang Berhasil Dievakuasi

Dari sekitar 70 orang penumpang, saat ini ada sekitar 5 orang yang berhasil diselamatkan.

Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Samosir, Maher Tamba, mengatakan sudah lima orang diselamatkan. Kelima korban tersebut telah dibawa ke Puskesmas Daerah Simanindo.

5. Puluhan Korban Lainnya Masih dalam Proses Pencarian

Hingga kini puluhan penumpang masih terombang-ambing di perairan Danau Toba.

Tim penyelamat dari Polair Samosir, Kanit Markas Danau Toba, Tim Basarnas masih terus melakukan pencarian terhadap para korban yang diduga tenggelam dalam kejadian tersebut.

Selain itu, Tim BASARNAS dan Personil Unit Markas Danau Toba, Penyelam telah berangkat dari Pelabuhan Ajibata menuju Tigaras/ TKP dengan menggunakan kapal Basarnas.