Connect with us

Kriminal

Polisi Ringkus 4 Begal di Brebes

Published

on

Ilustrasi pembegalan.

Geosiar.com, Brebes – Polres Brebes, Jawa Tengah, meringkus empat pelaku aksi pembegalan, pada Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 06.00 WIB. Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing. Bahkan salah satu dari mereka ditangkap saat sedang tidur.

Identitas empat pelaku yakni berinsial CP (20), ST (17), RG (24), SF (20). Peristiwa pembegalan itu terjadi pada Minggu, (10/6/2018), sekitar pukul 02.00 WIB.

Kapolres Brebes AKBP Sugiarto menyampaikan, kronologi kejadian bermulai saat satu pelaku berinisial CP, mengirimkan pesan lewat Whatsapp (WA) kepada korban. CP memancing korban dengan menggunakan nomor wanita yang merupakan pacar pelaku.

“CP ini mengirimkan pesan lewat WA kepada korban. Pakai foto profilnya perempuan,” katanya.

Dalam pesan WA-nya itu, pelaku memancing korban untuk pergi ke Taman Farmasi, Desa Terlangu, Kecamatan Brebes. Tanpa merasa curiga, korban pun pergi menggunakan motor sendirian. Di sana korban pun dimintai sesuatu dengan paksa oleh pelaku.

“Saat sudah datang, korban didekati oleh satu pelaku dan dimintai rokok. Tapi karena tidak memberikan rokok, korban lalu lari karena ketakutan,” katanya.

Sugiarto mengatakan, selain dimintai rokok, korban juga ditodongkan pisau oleh satu pelaku lainnya. Saat lari, korban dipukul oleh pelaku lainnya.

“Korban ditodongkan pisau di mukanya. Motor terjatuh, lalu korban dipukul oleh pelaku lainnya,” ceritanya.
Oleh pelaku, satu motor korban dirampas, digadai seharga Rp 3 juta. Lalu uang hasil menggadai sepeda motor itu dibagi-bagi empat pelaku.

“Hasil gadai itu kemudian dibagi-bagi kepada keempat pelaku. Ada yang dapat Rp 400, 170, 500, dan 600 ribu. Sisanya digunakan untuk pesta miras,” ujarnya.

Dari peristiwa itu, polisi memperoleh Barang Bukti (BB) tiga unit motor. Dua di antaranya digunakan sebagai sarana untuk melakukan kejahatan.Sementara diamankan juga BB lainnya yakni empat kunci, satu handphone dan uang Rp 200 ribu.

Karena ulahnya itu, ketiga pelaku akan dikenai pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun. Sementara satu pelaku yang masih dibawah umur akan dibawa ke Unit PPA Polres Brebes.

“Ada salah satu pelaku ang masih dibawah umur akan kami kenakan Undang-undang Perlindungan Anak,” jelas Sugiharto.
Sugiarto mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati. Terutama pada waktu-waktu tertentu.

“Kami menghimbau agar selalu berhati-hati. Terutama jam-jam rawan. Bila tidak terlalu penting, jangan bepergian,” ungkapnya. (yl)