Connect with us

Nasional

Orasi Politik AHY, Kader Demokrat Jangan Diam

Published

on

Jakarta, Geosiar.com – Kader Partai Demokrat diseluruh nusantara diinstruksikan ikut berperan dan jangan diam terkait stabilitas politik keamanan yang terancam saat ini. Pertumbunan ekonomi dan daya beli masyarakat yang menurun supaya direspon lewat gerakan Demokrat berbagi.

Penegasan itu disampaikan Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pemilu 2019 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lewat orasi politiknya dalam Safari Ramadhan 1439 H di Jakarta Convencition Centre (JCC), Senayan Jakarta, Sabtu malam, (9/6/2018).

Disampaikan AHY, sebagai kader Demokrat sepatutnya membantu daya beli masyarakat yang menurun karena situasi ekonomi yang tidak stabil.

Saat ini sebut AHY, era kebebasan disalahgunakan menjadi keblablasan dan terjadi kekuasaan yang tidak ada batasnya. Pada hal kekuasaan itu tidak boleh bersifat absolut. Dimana negara tidak boleh menggunakan kekuasaan untuk merampas rakyat.

“Jika pemimpin menghormati rakyat. Maka rakyat akan menghargai para pemimpinnya. Pada hal, kerukunan merupakan pondasi politik dan keamanan nasional,” sebut AHY.

Ditegaskan, persoalan ekonomi tidak bisa berdiri sendiri dan tidak bisa berjalan dengan sendirinya. Persoalan ekonomi akan selalu terkait dengan persoalan politik, sosial dan keamanan.

“Bagaimana bisa pertumbuhan ekonomi meningkat jika rakyat takut belanja akibat dihantui ancaman bom ditempat keramaian. Ketika pedagang takut akibat banyaknya tindak kejahatan karena kecemburuan sosial,” ujar AHY.

Terkait hal itu, ditegaskan AHY, Partai Demokrat tidak memberikan toleransi kepada pihak mana pun yang ingin memecah persatuan dan melukai keutuhan bangsa. “Kita tidak memberikan toleransi kepada pihak mana pun yang ingin memecah persatuan dan kesatuan,” tegas putra pertama Presiden RI ke 6 SBY ini.

Dikatakan AHY, Partai Demokrat akan menjadi bagian dari solusi itu. Melalui momentum Ramadhan, AHY mengajak kader Demokrat agar menjadikan diri bermanfaat bagi orang lain. “Jangan diam. Tapi harus memberi solusi membantu daya beli masyarakat” ajak AHY.

Untuk itu AHY mengharapkan kepada seluruh kader Demokrat diseluru daerah dan Propinsi agar menggelar pasar murah lewat gerakan partai Demokrat berbagi. Pasar murah itu disarankan digelar setiap tanggal 14 setiap bulannya. Tujuannya sebut AHY, untuk mendorong tumbuhnya semangat berbagi dari yang mampu kepada masyarakat kurang mampu.

Terkait issu kritis politik, sosial dan keamanan, menurut AHY, pemerintah perlu melakukan dialog lintas partai dan rembuk bangsa. Pemerintah perlu memikirkan solusi yang tepat bagi rakyat. Sehingga rakyatnya bisa menikmati kehidupan yang aman, adil, damai, maju dan sejahterah.

Tentu, kata AHY hal itu bukan pekerjaan singkat. Tapi kader Demokrat harus memulainya karena hasil tidak pernah menghianati usaha. “Mari bersatu bergandeng tangan. Mengatasi masalah bagian dari solusi. Kita dorong pemerintah mau mendengarkan suara rakyat,” ujar AHY.

Sebelum orasi politik AHY, terlebih dahulu penayangan vidio mendengarkan suara rakyat setelah AHY melakukan tour politik di sekitar 100 kab/kota seluruh Indonesia. Hadir pada saat itu, Plt Ketua Partai Demokrat Sumut Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi dan sekretaris Partai Demokrat Sumut Hj Meilizar Latief SH,MM. (lamru)