Connect with us

Nasional

Menristekdikti Akan Kumpulkan Rektor PTN demi Tangkal Radikalisme di Kampus

Published

on

Menristekdikti Mohamad Nasir. (infonawacita.com)

Geosiar.com, Jakarta – Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir akan memanggil seluruh rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia usai lebaran nanti terkait adanya penangkapan terduga teroris oleh tim Densus 88 di Universitas Riau (Unri)

Menristekdikti menyatakan dikumpulkannya semua rektor PTN setelah libur Lebaran untuk menyikapi radikalisme di dalam kampus.

“Tanggal 25 Juni nanti saya akan kumpulkan semua rektor perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia untuk menyikapi radikalisme di dalam kampus,” kata Nasir, Rabu (6/6/2018).

Nasir berencana mendalami laporan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang menyebut ada sejumlah PTN yang terpapar paham radikal.

Dia meminta PTN untuk memperbaiki kurikulum. Nasir juga meminta rektor universitas mendata seluruh mahasiswa, staf, serta dosen yang terpapar paham radikal.

“Kurikulum kami perbaiki. Rektor saya minta mendata semua pegawai, dosen, dan mahasiswa mana yang terpapar radikalisme. Sebelum ditindak, ditanya dia mau kembali lagi atau tidak ke NKRI,” jelas dia.

Data-data itu akan dikoordinasikan dengan BNPT dan BIN ke depannya. Harapannya, data tersebut membantu universitas melacak mahasiswa, dosen, atau stafnya yang terpapar paham radikal.

“Dari media sosial dan HP itu kita data. Kita bisa lacak hubungan apa dari sana. Untuk semua. Nanti mahasiswa baru sudah mulai itu kerja sama dengan BNPT dan BIN,” ucap Nasir. (yl)