Connect with us

Daerah

Menu Baru, Degan Goreng Menarik Wisatawan Asing

Published

on

Secangkir Kopi Dengan Degan Goreng Diminati Wisatawan Asing (travel.kompas.com)

Geosiar.com, Kuliner – Liburan telah tiba. Banyak rencana yang bisa disusun untuk mengisi liburan. Ya..belajar sambil bermain. Itu kata yang tepat bagi orang tua untuk mengajak sang buah hati berpiknik. Salah satunya jika berkunjung ke Banyuwangi, Jawa Timur.

Selain terkenal dengan penghasil kopinya, Banyuwangi juga terkenal dengan wisata kulinernya yang sangat unik yaitu Degan Goreng. Degan goreng ini bisa dinikmati jika berkunjung ke Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, salah satu wilayah di Banyuwangi

Degan adalah sebutan dari kelapa muda yang memiliki rasa manis dan gurih, sehingga cocok dinikmati dengan secangkir kopi yang dominan pahit.

“Degan goreng ini sudah lama menjadi camilan masyarakat Gombeng karena di wilayah mereka banyak pohon kelapa yang tumbuh.” Ujar Purwati, salah satu warga Gombeng

Ia berinisiatif untuk menyuguhkan degan goreng untuk camilan menemani minum kopi. Biasanya wisatawan yang datang tak sekadar memetik kopi, tapi juga belajar pengolahan kopi termasuk sangrai kopi serta menumbuk kopi hingga menjadi bubuk kopi.

Degan goreng yang cocok dinikmati dengan secangkir kopi

Degan Goreng Diminati Wisatawan Asing

“Ternyata banyak yang suka dengan degan goreng. Jadi kalau ada wisatawan yang datang kesini, minum kopinya dilengkapi dengan degan goreng. Biasanya kita sajikan langsung di kebun kopi,” sambungnya.
Selain digoreng menggunakan minyak panas, adonan setang goreng juga bisa dibakar di teflon agar tidak terlalu berminyak

Cara membuatnya cukup sederhana. Daging kelapa muda yang yang sudah dikerok dimasukkan ke dalam adonan tepung yang sudah dicampur dengan air kelapa muda, sedikit gula dan garam, serta vanili. Lalu adonan tersebut digoreng di minyak yang panas. Namun khusus wisatawan asing, Purwati tidak menggoreng adonan dengan minyak panas namun dibakar menggunakan cetakan yang terbuat dari teflon.

“Kalau bule kan nggak suka yang berminyak jadi ya dibakar menggunakan teflon. Kalau wisatawan lokal biasanya ya digoreng biasa seperti buat pisang goreng. Tapi bedanya air yang digunakan untuk mengencerkan tepung menggunakan air kelapa muda. Jadi lebih enak,” jelasnya.

Bagaimana Tertarik untuk mencicipi seporsi degan goreng dan secangkir kopi? Yuk datang ke desa Gombeng di Banyuwangi! (Ooz)