Connect with us

Lifestyle

Menjadi Ayah Modern Itu Diperlukan Loh, Yuk Dicoba!

Published

on

Menjadi Ayah Modern dibutuh di Zaman Milenial Dengan Melakukan Pendekatan Emosional (cnnindonesia.com)

Geosiar.com, Lifestyle – Bagi Para orang tua, untuk mengikuti perubahan zaman di masa kini, tidaklah mudah. Para orang tua dituntut lebih ekstra lagi untuk dapat mendidik dan mengasuh pola anak ke arah yang lebih baik. Tapi bagaimana jika mengasuh dan mendidik seorang anak itu dimulai dengan pendekatan emosional khususnya untuk para ayah.

Dari beberapa penelitian terbaru menunjukkan, menjadi seorang ayah di zaman modern ini membutuhkan segudang keahlian dan keterampilan yang beragam. Keahlian ayah modern harus mengetahui banyak informasi dan topik terkini termasuk menggunakan media sosial dan mengetahui lirik lagu hits.

Riset ini diikuti oleh 1.200 partisipan yang merupakan seorang ayah. Dari hasil riset tersebut, sekitar 80 persen para ayah setuju bahwa ayah modern harus memiliki keahlian yang lebih banyak dibandingkan ayah mereka sendiri. Pengetahuan itu mesti berbasis teknologi.

Hasil Penelitian tersebut juga menilai seorang ayah modern saat ini dituntut untuk pandai mengerjakan pekerjaan mengasuh yang biasanya dilakukan oleh ibu.

“Menjadi ayah hari ini dituntut untuk dapat mengatasi segala macam tugas dan tantangan, termasuk yang dulu merupakan tugas ibu,” kata perwakilan dari Braun, Zbyszek Kalenik, dikutip dari Independent.

Berdasarkan hasil riset itu, seorang ayah disebut harus mahir dalam memperbaiki sepeda dan memperbarui perangkat komputer. Keahlian lain yang juga harus dimiliki ayah modern adalah memberikan makan malam pada anak, menemani anak ke sekolah dan mengepang rambut anak perempuan.

Tidak hanya itu, seorang ayah modern juga harus padai memasak, lihai merakit furnitur, dan menyediakan pendidikan yang baik untuk anak.

Masih dalam survei yang sama, para ayah juga mengaku bahwa persyaratan untuk menjadi seorang ayah saat ini jauh lebih berat dari pada ayah di masa lalu. Tuntutan yang besar ini juga memberikan manfaat karena sebanyak 57 persen mengaku menghabiskan waktu lebih banyak dengan anak mereka ketimbang bersama ayah mereka. (Ooz)