Connect with us

Politik

Tour Politik AHY, Jangan Habiskan Energi Benturkan Perbedaan

Published

on

Komando Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pemilu 2019 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama istri Anisa Pohan, calon wakil Gubsu Musa Rajeksha dan Plt Ketua DPD Partai Demokrat Drs Herri Zulkarnain Hutajulu saat saat acara silaturahmi dengan tokoh masyarakat, agama di hotel Wing di dekat KNIA Deli Serdang, Senin (4/6/2018). (Foto: lambok manurung)

Medan, Geosiar.com – Petinggi Partai Demokrat pusat membuktikan penuntasan tugas politiknya di Sumatera Utara (Sumut) terkait mensukseskan pemilihan kepala daerah gubernur Sumut (Pilgubsu) 2018 dan Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019.

Setelah satu minggu terakhir ini, Sekjen DPP Partai Demokrat DR Hinca Pandjaitan melakukan konsolidasi Partai berlambang bintang mercy itu di beberapa Kabupaten Sumut, kini menyusul Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hadir di Sumut.

Senin (4/6/2018) sekitar pukul 9.14 Wib, AHY bersama istri Anisa Pohan tiba di bandara Kualana Namu Internasional Airport (KNIA) Deli Serdang. Selanjutnya, AHY melakukan pertemuan silaturahmi dengan para ulama, tokoh agama dan tokoh adat Deli Serdang Sumatera Utara (Sumut) di hotel Wing Deli Serdang. Pertemuan itu untuk meningkatkan kebersamaan dan kebhinekaan di Sumut.

Dalam sambutannya AHY menyampaikan, kehadirannya di Sumut diharapkan dapat merajut kebersamaan. Sehingga adat istiadat dan warisan leluhur budaya bangsa dapat dijaga selamanya.

Menurut AHY, dengan membangun kebersamaan dinilai dapat memperkokoh persatuan kebangsaan. Dan bila keberagaman itu digunakan dengan proaktif maka indonesia dipastikan semakin kuat. Karena, dengan mencari perbedaan tidak akan pernah selesai dan berujung siasia. “Jangan habiskan enerji membenturkan perbedaan. Kita satu muaranya dan jangan lupa asal muasalnya,” ujar AHY.

AHY juga menyinggung keberadaan bangsa Indonesia akhir akhir ini. Setelah bergulirnya reformasi selama 20 tahun menjadi keblablasan. Terkait hal itu perlu ada pengkajian menghidari hal hal negatif.

Begitu juga soal perkembangan teknologi canggih saat ini perlu disikapi serius. Sebab, media sosial sering disalagunakan oleh pemilik akun oknum tertentu untuk propaganda mengancam nilai persatuan. Untuk itu, AHY berharap kepada ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat supaya dapat bergandeng tangan menjaga persatuan dan kesatuan.

Pada kesempatan itu tokoh ulama Ustaz Bustami mengharapkan, dengan kehadiran tokoh muda nasional AHY kiranya dapat membuahkan kebersamaan di Sumut. Kepada masyarakat diharapkan jangan sampai pernah timbul lagi soal perbedaan namun tetap memupuk kebersamaan.

“Kita saudara, apapun agama dan suku kita. Kita harus saling mengenal, jangan sampai menunjukkan perbedaan. Walau apa agama dan suku kita, tapi tetap satu. Kehadiran tokoh muda nasional AHY dapat menimbulkan inspirasi membangkitkan semangat membangun dan persatuan agar tetap bersatu,” ajak Bustami. (lamru)