Connect with us

Sumut

Tingkatkan Visi Sekolah, SMA RK Deli Murni Delitua Adakan Retreat Rohani di PPU St Fidelis Parapat

Published

on

Para guru dan pegawai SMA RK Deli Murni Delitua melaksanakan rekoleksi rohani di PPU St Fidelis Parapat.

Geosiar.com, Medan – SMA RK Deli Murni Delitua melaksanakan retreat rohani  di PPU St Fidelis Parapat, Jalan Merdeka No. 53 A, Parapat, pada Rabu (30/5/2018). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan mengingatkan kembali bahwa mengajar adalah suatu panggilan dari Tuhan kepada para guru SMA RK Deli Murni Delitua, bukan hanya sebatas pekerjaan atau profesi untuk mendapatkan penghasilan. Seperti bunyi ayat Alkitab “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu, dan Aku telah menetapkan kamu supaya kamu pergi dan menghasilkan buah, (Yohanes 5 :16 ).

Hal ini sejalan dengan pesan Romo Ngadiono yang mengatakan bahwa menjadi guru bukan semata-mata karena keinginan dan kemampuan para guru, tapi karena mereka telah dipilih oleh Tuhan.

“Bapak dan ibu yang hadir harus menyadari bahwa profesi yang bapak ibu jalankan sekarang bukan hanya sebagai pekerjaan semata, melainkan panggilan dan perutusan untuk mengalami dan menghadirkan sukacita. Sebagai panggilan kita harus setia dan mengikuti segala perintah yang telah di tentukan oleh Tuhan kepada bapak ibu, ” kata  Romo Ngadiono.

“Seperti Bunda Maria bersedia menjadi wadah untuk mensukseskan proyek Ilahi. Meski banyak resiko, Bunda Maria bisa saja di rajam batu sampai mati, lalu bisa saja dia ditinggalkan oleh tunangannya jusuf, dan bisa saja yang dilahirkannya adalah bukan Juru Selamat,” tambahnya.

Lebih lanjut Romo Ngadiono menyampaikan bahwa para guru harus mampu menyalurkan harapan baru bagi siswa dan memberikan sukacita pada setiap saat.

“Sama seperti Yesus yang mau memberikan nyawa-Nya untuk memberikan keselamatan bagi umat manusia. Kita harus mampu memberikan harapan baru bagi anak didik kita,” kata Romo Ngadiono.

Hal ini senada dengan harapan Kepala Sekolah SMA RK Delimurni Delitua, Drs. Jontar Sitohang, yang mengintruksikan kepada guru, pegawai, karyawan dan satpam agar dalam bertugas harus selalu mengunakan hati.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berterima kasih untuk judul materi yang Romo pilihkan, bahwa tugas kami menjadi guru adalah sebagai panggilan. Dalam kesempatan ini juga kami dapat menggali kembali pengetahuan tentang mengabdi dengan hati,” kata Jontar Sitohang.

“Contoh kecilnya, kami belajar untuk disiplin. Karena semua kegiatan selama disini telah terstruktur dan terjadwal dengan baik, ” lanjutnya.

Konfirmasi dari tempat berbeda, Safrianus Barus selaku Wakil Kepala Sekolah 1, mengatakan banyak pembelajaran dan metode yang sepertinya bisa terapkan di sekolah mereka.

Semalam kami menerima materi, menonton film yang berasal dari kisah nyata tentang perjuangan guru . Dari sana kami dapat merefleksikan bagaimana cara guru mengajar dengan hati,” ujar Safrianus.

Sebelumnya, pada Selasa 29 Juni, rombongan SMA RK Deli Murni disambut oleh Suster Florida. Dalam kesempatan itu, suster mengatakan bahwa suatu sukacita tak terhingga karena rencana Tuhan yang mempertemukan mereka di PPU St Fidelis Parapat.

“Tak kenal maka tak sayang. Saya berharap bapak ibu dapat menikmati dan merenungkan agar segala kegiatan kedepannya bisa berjalan dan tujuannya tersampaikan secara maksimal kepada bapak ibu,” ungkap Suster Florida.

Hal ini sejalan dengan pemikiran Wakil Kepala Sekolah 2, Joni Samosir. Dia mengaku hatinya tersentuh menonton film tentang seorang guru yang mampu membuka hati para siswanya dari luka batin akibat perang, narkoba, gengstar, broken home serta kejahatan rasis yang terjadi di Amerika serikat sekitar tahun 1992.

“Kegiatan itu membakar semangat kami untuk memberikan asa kepada murid kami yang punya cita-cita. Mereka punya cita cita, maka panggilan kami untuk mengantarkan mereka untuk meraih cita-citanya. Untuk itu kami bersyukur dapat diikutkan dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini semakin ditingkatkan lagi dalam program YPK DON BOSCO KAM.

Acara refleksi itu pun ditutup dengan misa, kemudian dilanjutkan dengan jalan-jalan wisata ke bukit Gibeon. (yl)

  • Para guru dan pegawai SMA RK Deli Murni Delitua.

  • Para guru dan pegawai SMA RK Deli Murni Delitua.

  • Romo Ngadiono memberi motivasi kepada para guru dan pegawai SMA RK Deli Murni Delitua.