Connect with us

Daerah

Turunnya Harga Pertalite Jadi THR Untuk Masyarakat Riau

Published

on

Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi Pertalite (infopublik.id)

Geosiar.com, Riau – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah setempat memutuskan untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi berdasarkan berlakunya Peraturan Daerah Riau tentang pajak 5 persen harga pertalite.

Warga Riau gembira dengan hasil keputusan pemerintah. Karena akan meringankan beban ekonomi mereka. Terlebih ketika Hari Raya Idul Fitri.

Ahmad Hijazi, Sekretaris Daerah Riau menjelaskan bahwa harga pertalite yang awalnya Rp 8.150 per liter akan turun menjadi Rp 7.750 per liternya.

Kebijakan ini dianggap suatu THR untuk masyarakat Riau. Pertalite akan turun 7 hari sebelum Lebaran karena Perda telah dimasukkan ke lembaran daerah Riau.

“Setelah itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan menyampaikan lembaran daerah tersebut ke Pertamina untuk penyesuaian harga,” tutur Ahmad.

Awalnya harga pertalite di Riau menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi termahal di Indonesia karena pajak yang diterapkan pemerintahan Riau sebesar 10 persen. Sehingga harga per liternya sebesar Rp 8.000 ribu.

Lalu pemerintah Riau menaikkan lagi harga pertalite menjadi Rp 8.150 per liter. Naik Rp 150 dari harga sebelumnnya.  (Tees)