Connect with us

Kriminal

Pemuda yang Ancam Tembak Jokowi Telah Tertangkap

Published

on

Screenshoot video pemuda yang mengancam tembak Jokowi

Geosiar.com, Jakarta – Kejadian yang sedang viral di media sosial, seorang pemuda yang menantang dan mengancam Presiden RI, Joko Widodo yang mengatakan bahwa Jokowi adalah orang gila. Kini pemuda tersebut telah tertangkap.

Kasus ini viral berawal dari postingan video berdurasi 19 detik yang dinggah di akun instagram @jojo_ismyname.

“Anak muda ini Ancam tembak jokowi..😞😞 Gak terima presidenku dibuat seperti ini..!!: @divisihumaspolri @multimedia.humaspolri @humaspolrestabessurabaya @cyberindonesia_id” tulis pemilik akun tersebut.

Video itu berisi seorang pemuda berinisial S (16) memakai kacamata dan bertelanjang dada sedang memegang foto Jokowi sambil menunjuk-nunjuknya. Selayaknya ingin menembak orang yang terpampang dalam foto itu.

“Gue tembak orang ini. Gua pasung. Ini kacung gua. Kacung gua. Gue lepasin kepalanya,” ujar pemuda berkacamata itu.

Polisi tidak tinggal diam, mereka pun bergerak dengan cepat menyelidiki kasus itu. Polisi telah mengetahui identitas pemuda itu, tim juga telah disiapkan untuk menangkapnya. Ada dua tim yang bertugas mencari keberadaan pemuda itu. Kedua tim mencari pemuda itu disekolah hingga di rumahnya.

“pokoknya tangkap. Buat dua tim. Berangkat ke masing-masing lokasi,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan, dilansir detik.com, Kamis (24/5/2018).

Pada akhirnya, pemuda ini ditemukan dan dibawa dari rumahnya di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, dan tiba di Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 17.00 WIB.

Pemuda berinisial S ini mengaku kepada polisi bahwa perbuatannya hanya bercanda bersama temannya. Dia juga ingin mengetes kemampuan polisi untuk menangkapnya.

“Ini merupakan kenakalan remaja. Kenapa? Ya karena pada saat dia berkumpul dengan temannya, dia mengatakan, ‘Kamu berani nggak kamu? Nanti kalau berani, kamu bisa nggak ditangkap polisi?’ Jadi mengetes ini berdua, mengetes polisi. Kira-kira polisi mampu tidak menangkap dia. Jadi anak-anak ini bercanda, lucu-lucuan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Argo juga mengatakan bahwa pemuda ini juga menyesali perbuatannya dan tidak bermaksud menghujat Bapak Presiden dan dia juga tidak membenci presiden.