Connect with us

Daerah

KKP Siapkan Rp 1,6 Miliar untuk Pelatihan 100 Nelayan di Merauke

Published

on

Ilustrasi nelayan

Geosiar.com, Merauke – Dana sebesar Rp 1,6 miliar telah dianggarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penangkapan Ikan kepada 100 nelayan Kabupaten Merauke pada tahun ini. Pelatihan ini dibagi menjadi 4 angkatan, setiap angkatan menghabiskan Rp 400 juta untuk pelatihan selama 5 hari.

Kepala Bagian Program Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), Ukon Furqon, mengatakan bahwa anggaran tersebut terbagi dalam komponen administrasi, biaya akomodasi, biaya pelatihan, biaya pendamping, serta uang saku Rp 2 juta per peserta.

“Total Rp 1,6 miliar yang paling mahal tiket,” ujarnya saat ditemui di Balai Besar Penangkapan Ikan, Semarang, Selasa (22/5/2018).

Bimtek ini, jelas Ukon, akan difokuskan untuk nelayan lokal asli Merauke saja. Sebab, saat ini cara penangkapan mereka masih manual.

“Banyak aspirasi dari nelayan lokal Merauke untuk ditingkatkan kemampuannya, karena kalau di Merauke kan memang nelayanya beragam ada dari lokal maupun dari daerah lain, kita fokus ke peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) nelayan yang betul-betul lokal untuk gelombang pertama 30 orang,” katanya.

Di samping itu, Plt Kepala BBPI Semarang Usman Efendi manyampaikan bahwa nantinya dalam pelatihan ini nelayan juga diperkenalkan dengan kapal dengan bahan fiber dengan ukuran 3 GT. Selama ini nelayan di Merauke masih menggunakan kapal dengan bahan kayu sehingga belum terbiasa menggunakan kapal fiber yang lebih modern dengan kualitas lebih baik.

“Jenis kapal yang dikenalkan 3 GT kapal kecil namun akan kita serahkan ke kelompok-kelompok yang ada di SKPT Merauke. Tetapi dari jenis bahan masih dalam perbincangan karena masyarkat Merauke belum terbiasa menggunakan fiber, nah ini ada peluang inovasi,” tambah Usman.

Rencananya, pelatihan ini akan selesai pada Agustus 2018. Terbagi dalam angkatan I pada 21-26 Mei sebanyak 30 peserta dan 2 pendamping, selanjutnya angkatan II pada 2-7 Juli sebanyak 30 peserta dan 2 pendamping, selanjutnya angkatan III 23-28 Juli sebanyak 20 peserta dan 2 pendampaing, terakhir angkatan IV pada 6-11 Agustus sebanyak 20 peserta dan 2 pendamping.(yl)