Connect with us

Nasional

Jurnalis Korban Teroris Polda Riau Diizinkan Pulang Setelah 4 Hari dirawat di RS

Published

on

Mapolda Riau

Gesosiar.com, Jakarta – Jurnalis TVone, Riyan Rahman (23), yang turut menjadi korban saat penyerangan kelompok terduga teroris di Mapolda Riau kini berangsur pulih. Riyan sudah diperbolehkan pulang setelah 4 hari dirawat sejak kejadian.

“Hari Sabtu kemarin sudah pulang. Tapi harus rawat jalan juga,” ujar M Arifin Ginting, rekan Riyan sesama jurnalis TVone perwakilan Riau saat dihubungi, Senin (21/5/2018).

Ari mengatakan, segala biaya perawatan Riyan selama dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara sejak 16 hingga 19 Mei ditanggung oleh Polda Riau. Bahkan, biaya rawat jalan setelah keluar dari RS juga dibayarkan polisi.

“Kami berterima kasih kepada Pak Kapolda Riau Irjen Nandang atas bantuannya. Semangat Riyan tidak akan pernah luntur untuk menjalankan tugas sebagai jurnalis meskipun resiko seperti ini,” ucap Ari.

Hal yang sama diucapkan Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan Polda Riau Kombes Asmarahadi. Dia mengucapkan, kondisi Riyan sudah membaik dan bisa beraktivitas seperti biasa.

“Kemarin jurnalis dari TVone sudah boleh pulang. Untuk biaya, Polda Riau yang membayarnya. Masih butuh rawat jalan lagi beberapa hari ke depan, dan itu juga kita tanggulangi,” ujar Asmara.

Sebelumnya, Mapolda Riau diserang sekelompok terduga teroris dengan senjata tajam samurai. Mereka mengendarai mobil Avanza menerobos pintu gerbang masuk Mapolda Riau. Dalam kejadian itu, 1 polisi gugur karena ditabrak, 2 polisi lainnya luka-luka terkena sabetan samurai. (yl)